Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Februari 2025 | 17.24 WIB

Antony Semakin Bersinar dengan Real Betis, Berikut 7 Pemain yang Dianggap Flop Bermain di Liga Inggris, Tapi Bersinar di Laliga Spanyol

Antony Santos bersinar di La Liga bersama Real Betis. (Instagram/@realbetisbalompie) - Image

Antony Santos bersinar di La Liga bersama Real Betis. (Instagram/@realbetisbalompie)

JawaPos.com - Liga Inggris merupakan liga yang paling populer sekaligus banyak ditonton dan dianggap paling kompetitif di dunia. Bahkan jika ada pemain yang dianggap berlabel bintang pun belum tentu bisa menunnjukkan potensi terbaik dalam diri superstar tersebut.

Selama beberapa tahun ke belakang di era sepak bola modern, banyak contoh pemain yang mengalami kesulitan di Inggris tetapi kemudian menemukan rumah baru di liga lain terutama La Liga. Yang terbaru adalah mantan punggawa Manchester United, Antony.

Winger timnas Brasil tersebut bergabung dengan Setan Merah dari Ajax sejak musim panas 2022 lalu, hampir dua setengah musim bermain di Liga Inggris, tetapi ia belum menemukan penampilan terbaiknya. Erik ten Hag dan Ruben Amorim belum mampu mengembangkan potensi terbaiknya.

Sebelum bermain di raksasa Inggris, Antony tampil menawan di Liga Belanda bersama Ajax, mencatatkan 25 gol dan 21 assist dari 82 laga yang telah ia jalani. Januari lalu, ia dipinjamkan ke Real Betis langsung bermain memukau dengan tiga kali mendapat Pemain Terbaik Pertandingan dari empat laga.

Mengingat hal tersebut, Planet Football telah merangkum tujuh nama pesepak bola yang dianggap gagal di Liga Inggris, tetapi sukses ketika pindah ke liga tertinggi Spanyol, La Liga.

1. Diego Forlan

Striker timnas Uruguay sangat dihargai oleh sebagian besar penggemar sepak bola dunia, namun masa baktinya dua tahunnya di Old Trafford pada 2002-2004 berseragam Manchester United benar-benar mengecewakan.

Hasil 17 gol dalam 98 pertandingan merupakan satu rapor buruk yang dimiliki Diego Forlan sepanjang karirnya dan ada sedikit gambaran tentang kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar, ia hanya menjadi legenda setelah pergi meninggalkan lapangan hijau.

Pemain dengan tinggi 180 cm menghabiskan sebagian besar karirnya di Liga Spanyol bersama Villarreal dan Atletico Madrid dari 2006-2011, ia berhasil tampil lebih menawan menyumbangkan 190 gol dalam 325 pertandingan untuk kedua klub dan membuktikan dirinya sebagai salah satu striker terbaik La Liga.

Untuk tim nasional, ia mencatatkan 36 gol untuk negaranya serta penampilan ikoniknya di ajang Piala Dunia 2010 yang terkenal ketika mencetak gol-gol menakjubkan dengan bola Jubalani saat memenangkan penghargaan Bola Emas dan Pencetak Gol Terbanyak.

2. Iago Aspas

Iago Aspas adalah salah satu kasus pemain yang sempat dilabeli sebagai bintang sebelum ia menjadi salah satu pesepak bola gagal di Liga Inggris saat berseragam Liverpool dan menjadi pahlawan di Liga Spanyol.

Dikenal karena melakukan tendangan sudut terburuk sepanjang masa saat kekalahan 2-0 dari Chelsea di Anfield pada 2014, ia hanya berhasil mencetak satu gol dalam 15 pertandingan ketika membela The Reds sebelum memutuskan untuk kembali ke klub masa kecilnya, Celta Vigo.

Sejak saat itu, langkah paling tepat dalam hiduppnya telah diambil dengan menyelamatkan karirnya sendiri menjadi pesepak bola gagal karena tekanan besar yang ia dapat di Liga Inggris.

Dia telah menjadi pahlawan Los Celestes dengan catatan 210 gol dalam 510 pertandingan yang telah ia jalani, pemain yang kini sudah berusia 37 tahun itu secara konsisten masih bisa mencetak gol dan terjadi setiap minggu demi minggu sebagai pemimpin timnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore