
Penyerang Yokohama F-Marinos Anderson Lopes (kanan) merayakan kemenangan adu penalti atas Ulsan Hyundai pada leg kedua semifinal Liga Champions Asia di Stadion Nissan, Yokohama, Rabu (24/4/2024).
JawaPos.com-Tim asal Jepang, Yokohama F-Marinos, menaklukkan Ulsan Hyundai dengan kemenangan adu penalti 5-4 pada semifinal pada Rabu, untuk melaju ke Liga Champions Asia musim ini.
Pada laga final, Yokohama telah ditunggu klub Uni Emirat Arab Al Ain. Yokohama bermain imbang agregat 3-3 pada waktu normal di semifinal, dan melaju ke final Liga Champions Asia untuk pertama kalinya.
Yokohama yang tertinggal 0-1 dari leg pertama di Korea Selatan (Korsel), tim Jepang itu mencetak tiga gol dalam 30 menit pertama di Jepang. Namun mereka kemudian harus kemasukan dua gol dan kehilangan seorang pemain karena diusir keluar lapangan sebelum turun minum.
Kiper William Popp menggagalkan eksekusi pemain Ulsan Kim Min-woo untuk membawa Yokohama memimpin pada adu penalti, sebelum Carlos Eduardo mengonversi tendangan penalti penentu kemenangan Yokohama.
“Saya katakan tidak ada yang mudah di pertandingan ini. Anda akan harus mendorong sampai batas, di mana saya percaya Anda dapat melakukannya,” kata pelatih Yokohama Harry Kewell seperti dikutip AFP.
“Menurut saya mereka memperlihatkannya pada malam ini, mereka sekarang percaya bahwa mereka dapat mengatasi tekanan apapun,” tambahnya.
Sebelumnya, Al Ain menang agregat 5-4 atas klub Arab Saudi Al Hilal pada pertandingan Selasa untuk mencapai final.
Yokohama membuka keunggulan pada menit ke-13 saat kekacauan di lini belakang antara Kim Young-gwon dan Hwang Seok-ho membuat Asahi Uenaka dapat melaju dan mencetak gol.
Anderson Lopes menggandakan keunggulan Yokohama pada menit ke-21, melalui tembakan keras kaki kirinya dari dalam kotak penalti.
Tuan rumah Yokohama meningkatkan tekanan, dan Uenaka membukukan gol keduanya di pertandingan ini pada menit ke-30, saat ia berhasil mengecoh pengawalnya dan melepaskan tembakan melengkung tanpa dapat diantisipasi kiper Jo Hyeon-woo.
Saat Yokohama terlihat akan melaju mulus, Ulsan bangkit dan memperkecil ketertinggalan melalui tandukan Matheus Sales dari bola tendangan sudut pada menit ke-35.
Beberapa saat kemudian, Ulsan mendapatkan hadiah penalti dan Yokohama harus bermain dengan sepuluh pemain saat Takumi Kimijima mendapatkan kartu merah akibat handball pada menit ke-39.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Berpotensi Jumpa Israel di Olimpiade Paris 2024, Begini Analisisnya
Pemain pengganti Darijan Bojanic yang baru masuk pada menit ke-34, tidak melakukan kesalahan saat mengeksekusi penalti. Skor agregat imbang 3-3 kemudian bertahan sampai waktu normal dan waktu tambahan habis, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
