Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Desember 2021 | 17.50 WIB

”Prestasi” Sergio Ramos: Liga Prancis pun Dinodai Kartu Merah

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Sergio Ramos is back. Ya, Ramos akhirnya kembali seperti Ramos semasa bermain di Real Madrid.

Bukan tentang gol-gol krusial yang sering kali dia ciptakan. Melainkan Ramos yang identik dengan kartu merah. Kemarin (23/12) Ramos ”akhirnya” menorehkan kartu merah di Ligue 1.

Tepatnya ketika Paris Saint-Germain (PSG) tertahan 1-1 melawan FC Lorient dalam journee ke-19 Ligue 1 di Stade du Moustoir.

Ironisnya, kartu merah Ramos terjadi gara-gara dua kartu kuning yang tercipta hanya dalam rentang lima menit (81’ dan 86’). Padahal, bek 35 tahun yang akrab disapa Cuqui itu baru masuk setelah turun minum.

Untuk pemain yang baru memainkan laga keduanya di Ligue 1, Ramos tentu terlalu cepat mendapatkan kartu merah itu.

Sebelum menghadapi FC Lorient, Ramos hanya pernah bermain 90 menit ketika PSG mengalahkan AS Saint-Etienne pada journee ke-15 (28/11).

Kartu merah kemarin menjadi kartu merah ke-27 Ramos sepanjang karier profesionalnya. Jumlah itu sudah menempatkan Ramos sebagai pesepak bola yang menerima kartu merah terbanyak selama abad ke-21.

”Sesuatu yang tidak pernah berubah dari Ramos,” cuit BT Sport.

Lucunya, setelah menerima kartu merah, Ramos menganggap dirinya masih dalam proses adaptasi di PSG. Dia juga beralasan empat bulan awal bersama Les Parisiens hanya habis untuk proses pemulihan cedera.

”Hari ini (kemarin, Red) hari yang baru untuk belajar. Besok adalah hari baru untuk memperbaiki diri. Maju terus, mari lanjutkan,” tulis Ramos dalam kicauan Twitter-nya.

Entraineur PSG Mauricio Pochettino seolah tidak menghiraukan catatan disiplin Ramos.

”Kartu merah? Itu bisa saja terjadi pada pemain mana pun, siapa pun. Kecuali Anda hanya duduk manis di bench atau di rumah, maka itu (kartu merah, Red) tidak akan pernah Anda terima,” tuturnya.

Poche juga membeberkan alasan di balik memainkan Ramos. Hal itu mengingat performa PSG sebenarnya baik-baik saja sebelum masuknya Ramos.

”Kami ingin membangun pertahanan dengan tiga bek sehingga memiliki lebih banyak pemain di sayap untuk membantu serangan,’’ beber pelatih asal Argentina itu.

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore