
Erik ten Hag dan Jadon Sancho (REUTERS/DAVID KLEIN).
JawaPos.com - Erik ten Hag menegaskan bahwa perilaku Jadon Sancho berada di bawah standar budaya yang ada di Manchester United seiring pengasingan yang dilakukan terhadapnya.
Sancho saat ini berlatih terpisah dari tim utama selama tiga bulan setelah dia secara terbuka menuduh Ten Hag berbohong atas kelalaiannya dari skuad saat Manchester United mengalami kekalahan 3-1 dari Arsenal pada (3/9) silam.
Sancho belum pernah bermain untuk Manchester United sejak mereka mengalahkan Nottingham Forest 3-2 pada (26/8) lalu. Dia juga sudah dikeluarkan dari foto skuad Setan Merah pada bulan September.
Pemain berusia 23 tahun itu masih berlatih di kompleks Carrington, tetapi dia diasingkan ke gedung akademi, di mana Sancho harus berganti pakaian di ruang terkunci untuk menjaga masalah semakin melebar.
Dikutip dari Manchester Evening News pada Sabtu (9/12), dalam sebuah wawancara yang diterbitkan minggu ini, Ten Hag mengatakan dia tidak menyesal tentang perlakuannya terhadap Sancho.
“Jadi ini soal budaya dan setiap pemain harus memenuhi standar tertentu,” tegas Ten Hag.
Mantan pelatih Ajax itu menyiratkan bahwa hanya permintaan maaf yang terlambat dari pemain sayap itu yang dapat mendorongnya untuk kembali ke tim utama.
Apa yang akan terjadi di sana (masa depannya), dia tahu apa yang harus dia lakukan. Apakah dia ingin kembali dan itu terserah dia," ujar Ten Hag.
Saat ditanya apakah Sancho masih mendapat gaji penuh, Ten Hag menjawab: "Saya pikir itu masalah internal. Kita lihat saja apa yang akan terjadi."
Sancho memperoleh penghasilan sekitar 250.000 Pounds atau sekitar Rp4,8 miliar per minggu dan terikat kontrak dengan di Manchester United hingga tahun 2026.
Meskipun Ten Hag menolak mengomentari prospek kepindahan di pertengahan musim, Sancho diperkirakan akan tersedia pada bursa transfer Januari mendatang.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
