Harry Kane coba membandingkan saat dirinya bertugas membela Tottenham Hotspur dengan Bayern Muenchen saat ini. (sportbible)
JawaPos.com – Harry Kane mencoba menggali secara halus mentalitas Tottenham Hotspur sambil mendiskusikan kehidupan barunya di Bayern Muenchen.
Pemain berusia 30 tahun itu menyelesaikan kepindahannya senilai 100 juta poundsterling ke raksasa Bundesliga pada bulan lalu, menandatangani kontrak empat tahun dan mengakhiri karier 19 tahun di Spurs.
Kapten Inggris ini menikmati awal yang produktif di Jerman, mencetak tiga gol dan memberikan satu assist dalam tiga penampilan liga. Kontribusi itu membawa tim asuhan Thomas Tuchel berada di urutan kedua dalam klasemen di belakang Bayer Leverkusen karena selisih gol.
Berbicara saat menjalani tugas internasional, Kane membandingkan ekspektasi yang berbeda di Bayern dengan Tottenham, dan mengakui ada ‘tekanan yang berbeda’ di Allianz Arena.
“Ini jelas merupakan tekanan yang berbeda dibandingkan dengan apa yang saya rasakan di Spurs,” ujarnya saat konferensi pers jelang pertandingan kualifikasi Euro 2024 Inggris melawan Ukraina.
"Tentu saja kami ingin memenangi sesuatu di Spurs, namun jika Anda melewati beberapa pertandingan tanpa kemenangan, maka itu bukan sebuah bencana. Perasaan di Bayern adalah Anda harus memenangkan setiap pertandingan. Kami memenangkan dua pertandingan pertama dengan skor 4-0 dan 3-1 dan masih ada pembicaraan tentang tidak terlalu senang dengan cara kami bermain,” ucapnya.
"Itu adalah bagian tak terpisahkan dari berada di salah satu klub terbesar di dunia. Namun, kami mengawalinya dengan baik dan saya menikmati perasaan yang berbeda-beda itu dan itulah salah satu alasan saya ingin hengkang.”
"Dan, kami memulai kampanye Liga Champions ketika kami kembali, yang mereka harapkan untuk dimenangkan – atau memiliki peluang bagus untuk menang. Jadi, Anda mungkin akan menghadapi pertandingan-pertandingan itu dengan perasaan yang berbeda dari apa yang saya alami di masa lalu."
Banyak pendukung mungkin terkejut dengan bagaimana Spurs mengatasi absennya Kane sejauh ini, dengan klub London utara tersebut saat ini berada di urutan kedua klasemen Liga Premier di bawah bimbingan Ange Postecoglou.
Namun, kekalahan adu penalti dari Fulham di babak pembukaan Piala Liga membuat peluang pertama mereka meraih trofi hilang musim ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
