
Photo
JawaPos.com – Superstar Paris Saint-Germain (PSG) Neymar Jr dan tactician Tottenham Hotspur Jose Mourinho tidak kehabisan sensasi sebagai media darling. Yang terbaru, keduanya kompak mencukur habis rambut mereka alias plontos.
Neymar, misalnya. Striker 28 tahun berkebangsaan Brasil itu sebelumnya menyita perhatian karena mengecat rambut jambulnya dengan warna pink. Lalu, kenapa mantan pemain FC Barcelona itu kini memilih plontos? David Beckham alasannya. ”Aku meniru beberapa gaya rambutnya,” ucap Neymar kepada Otro tentang sosok kondang eks pemain timnas Inggris dan Manchester United tersebut.
”Kurasa dia salah seorang role model untuk fashion di dunia. Meski kita tidak setampan dia, kita semua pasti pernah menirunya (gaya rambut, Red),” lanjut Neymar.
Semasa aktif bermain, Beckham memang dikenal doyan ganti-ganti model rambut. Gaya rambut plontos pernah beberapa kali dipakai pria yang akrab disapa Becks tersebut. Itu terjadi pada 2002, 2004, dan 2007. Kecuali warna pink, gaya rambut Neymar yang terinspirasi Becks, antara lain, model spike, mohawk, pompadour, hingga dreadlocks.
Bisa jadi salah satu faktor yang membuat Neymar hengkang dari Barca menuju PSG pada 2017 juga karena mengikuti jejak Becks. Les Parisiens –julukan PSG– merupakan tim terakhir Becks sebelum gantung sepatu pada 2013.
Jika Neymar plontos karena Beckham, Mourinho mencukur habis rambutnya karena ’’kecelakaan’’. Kok bisa? Ya, Mou sejatinya hanya ingin merapikan rambut alias cepak seperti pilihannya selama ini. Tetapi, tukang cukur yang didatanginya tidak memahami maksudnya. Alhasil, seiring pelatih asal Setubal, Portugal, itu tertidur saat dicukur, rambutnya pun ’’disikat habis”.
”Begitu saya terbangun, itu (gaya rambut, Red) terlihat buruk. Mudah-mudahan (rambut saya, Red) bisa tumbuh lagi,’’ tutur mantan pelatih FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, dan United tersebut sebagaimana dilansir The Sun.
Bagi fans Spurs, ada statistik menarik ketika Mou memiliki rambut tipis. Yakni, catatan positif bersama tim asuhannya. Hal itu pernah terjadi ketika The Special One –julukan Mourinho– menangani Chelsea pada musim 2006–2007. Kala itu, The Blues –sebutan Chelsea– dibawa Mourinho memenangi 9 dari 11 laga awal di Premier League.
Pada musim 2013–2014, saat kembali menangani Chelsea, Mourinho kembali mencukur tipis rambutnya dengan meminjam hair clipper milik Fernando Torres. Hasilnya, The Blues memenangi 8 dari 10 laga Premier League.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
