
epa07984549 Bayern
JawaPos.com – Sejak era 90-an hingga milenial, Der Klassiker lebih dikenal sebagai rivalitas antara Bayern Muenchen versus Borussia Dortmund. Sejatinya rivalitas mereka adalah Der Klassiker KW. Yang orisinal adalah melibatkan Bayern versus Borussia Moenchengladbach. Rivalitas kedua tim di Bundesliga terjadi pada musim 1968–1969 hingga 1976–1977.
Selama sembilan musim, Gladbach memenangkan lima Meisterschale (juara Bundesliga), sedangkan sisanya untuk Bayern. Masing-masing juga mampu menorehkan hat-trick. Yakni, 1971–1974 untuk Bayern dan 1975–1977 untuk Gladbach. Ironisnya, itulah kali terakhir Die Fohlen merasakan kampiun Bundesliga. Sebaliknya, dominasi Bayern terus bertahan, termasuk menjadi yang terbaik dalam tujuh musim terakhir.
Musim ini Gladbach bangkit dari tidur panjang. Sudah tujuh spieltag terakhir skuad asuhan Marco Rose itu memuncaki klasemen. Namun, keunggulan Gladbach dengan Bayern yang berada di peringkat keempat hanya 4 poin (28-24). Karena itulah, bentrokan kedua tim di Borussia-Park malam ini (siaran langsung Fox Sports pukul 21.30 WIB) pada spieltag ke-14 bakal seru dan ketat.
Kicker melabeli Gladbach versus Bayern sebagai Der Klassiker tua dengan sentuhan modern. ’’Selalu ada dua klub yang mewakili tradisi dan waktu mereka sendiri untuk mendominasi liga. Ini (kembalinya Gladbach sebagai pesaing Bayern di Bundesliga, Red) sangat dinantikan fans kami,’’ kata Rose kepada Sport.
Bermain di Borussia-Park memberi Marcus Thuram dkk kesempatan menunjukkan kelayakan mereka sebagai penantang gelar Bundesliga. Musim ini Die Fohlen hanya sekali kalah di stadion berkapasitas 59.724 kursi tersebut. Yakni, tunduk 1-3 oleh RB Leipzig pada spieltag ketiga (31/8). Enam laga lainnya, Gladbach menang 5 kali dan seri 1 kali.
Sebaliknya, laga tandang Bayern di liga domestik musim ini tidak terlalu impresif. Dari enam laga, Die Roten hanya menang separonya. Bahkan, kekalahan 1-5 di kandang Eintracht Frankfurt pada spieltag kesepuluh (2/11) berujung pemecatan Niko Kovac. Suksesor Kovac, Hans-Dieter Flick, juga tertekan pascakalah 1-2 oleh Bayer Leverkusen dalam laga terakhir di Allianz Arena (1/12). Streak empat kemenangan Hansi –sapaan Flick– di awal mengisi posisi Kovac pun terhenti. ”Bayern akan menunjukkan Bayern yang sesungguhnya di sana (Borussia-Park, Red),” ucap kapten-kiper Bayern Manuel Neuer kepada Bild.
Perkiraan Pemain
Borussia M’Gladbach (4-1-4-1): 1-Sommer (g); 18-Lainer, 30-Elvedi, 28-Ginter, 17-Wendt; 8-Zakaria; 10-Thuram, 7-Hermann, 22-Benes, 13-Stindl (c); 36-Embolo
Pelatih: Marco Rose
Bayern Muenchen (4-2-3-1): 1-Neuer (g/c); 27-Alaba, 5-Pavard, 8-Martinez, 19-Davies; 32-Kimmich, 18-Goretzka; 22-Gnabry, 25-Mueller, 29-Coman; 9-Lewandowski
Pelatih: Hans-Dieter Flick

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
