Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 April 2020 | 09.00 WIB

Saweran Online Di Kanal Indonesia Dance Network

Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta dan Indonesia Dance Network menaja Saweran Online di Youtube yang menampilkan puluhan karya pelaku tari di Indonesia. (Eva Tobing/DKJ for Jawa Pos) - Image

Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta dan Indonesia Dance Network menaja Saweran Online di Youtube yang menampilkan puluhan karya pelaku tari di Indonesia. (Eva Tobing/DKJ for Jawa Pos)

JawaPos.com - Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta dan Indonesia Dance Network bekerjasama dengan Kemendikbud meluncurkan Saweran Online. Program ini adalah cara untuk membuka ruang bagi publik agar dapat ikut membantu para pekerja tari yang kehilangan kesempatan kerja seiring datangnya serbuan Covid-19. Saweran Online berisi beragam pilihan karya tari yang diciptakan seiring berlakunya pembatasan sosial berskala besar kini. Karya-karya itu menjadi pentas virtual dalam kanal Youtube Indonesia Dance Network.

Saweran Online tidak hanya menyajikan karya dari para seniman tari yang kenyang dengan pengalaman panggung. Program ini juga menghadirkan karya dari para pelaku tari di jalur pendidikan yang selama ini tekun mengajar teknik menari di beragam sanggar dan sekolah. ’’Ini adalah ruang yang mempertemukan para pekerja seni dengan penggemar tari,’’ kata Ketua Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta Yola Yulfianti. Beberapa seniman yang hadir dalam program ini antara lain adalah Miroto, Siko Setyanto, Jecko Siompo, Rendy White, Sanggar Ballet Namarina, Bellet.id, Padnecwara, Ballet Sumber Cipta, Marlupi Dance Academy, dan lain-lain.

Saat ini, setidaknya sudah ada 60 video pertunjukan tari di kanal Youtube Indonesia dance Network. Tiap hari ada lima karya baru yang disiarkan di kanal virtual tersebut. Pada video-video tersebut terdapat tautan yang dapat dimanfaatkan publik untuk menyawer. Ide saweran online bertolak dari pola lama interaksi antara penari dan penonton di panggung-panggung pertunjukan Indonesia di mana penonton lazim secara sukarela menyawer kepada penampil di atas panggung.

Warganet yang hendak menonton puluhan karya dalam Saweran Online tidak wajib membayar namun sangat boleh bila ingin menyawer secara sukarela. Sebesar 20 persen dari hasil saweran akan disalurkan untuk penanganan Korona dan sisanya untuk bantuan produksi kepada pencipta karya. Pelaku seni yang ingin menyiarkan karyanya dalam Saweran Online dapat mengirimkan video berikut konsep karya melalui surel indonesiadancenetwork@gmail.com. Karya yang diseleksi Komite Tari sebelum ditayangkan. (tir)

 

 

Editor: tir
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore