
Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta dan Indonesia Dance Network menaja Saweran Online di Youtube yang menampilkan puluhan karya pelaku tari di Indonesia. (Eva Tobing/DKJ for Jawa Pos)
JawaPos.com - Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta dan Indonesia Dance Network bekerjasama dengan Kemendikbud meluncurkan Saweran Online. Program ini adalah cara untuk membuka ruang bagi publik agar dapat ikut membantu para pekerja tari yang kehilangan kesempatan kerja seiring datangnya serbuan Covid-19. Saweran Online berisi beragam pilihan karya tari yang diciptakan seiring berlakunya pembatasan sosial berskala besar kini. Karya-karya itu menjadi pentas virtual dalam kanal Youtube Indonesia Dance Network.
Saweran Online tidak hanya menyajikan karya dari para seniman tari yang kenyang dengan pengalaman panggung. Program ini juga menghadirkan karya dari para pelaku tari di jalur pendidikan yang selama ini tekun mengajar teknik menari di beragam sanggar dan sekolah. ’’Ini adalah ruang yang mempertemukan para pekerja seni dengan penggemar tari,’’ kata Ketua Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta Yola Yulfianti. Beberapa seniman yang hadir dalam program ini antara lain adalah Miroto, Siko Setyanto, Jecko Siompo, Rendy White, Sanggar Ballet Namarina, Bellet.id, Padnecwara, Ballet Sumber Cipta, Marlupi Dance Academy, dan lain-lain.
Saat ini, setidaknya sudah ada 60 video pertunjukan tari di kanal Youtube Indonesia dance Network. Tiap hari ada lima karya baru yang disiarkan di kanal virtual tersebut. Pada video-video tersebut terdapat tautan yang dapat dimanfaatkan publik untuk menyawer. Ide saweran online bertolak dari pola lama interaksi antara penari dan penonton di panggung-panggung pertunjukan Indonesia di mana penonton lazim secara sukarela menyawer kepada penampil di atas panggung.
Warganet yang hendak menonton puluhan karya dalam Saweran Online tidak wajib membayar namun sangat boleh bila ingin menyawer secara sukarela. Sebesar 20 persen dari hasil saweran akan disalurkan untuk penanganan Korona dan sisanya untuk bantuan produksi kepada pencipta karya. Pelaku seni yang ingin menyiarkan karyanya dalam Saweran Online dapat mengirimkan video berikut konsep karya melalui surel indonesiadancenetwork@gmail.com. Karya yang diseleksi Komite Tari sebelum ditayangkan. (tir)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
