
ALTERNATIF: Seniman Surabaya Gatot Gimen menyelesaikan lukisannya yang menggunakan kopi sebagai cat. (JAWA POS)
JawaPos.com – Kopi tak hanya bisa jadi teman nongkrong hingga bekerja, tetapi juga teman melukis. Selain diminum, kopi dapat dijadikan bahan melukis alias pengganti cat. Itulah yang dilakukan dalam gathering media di ARTOTEL TS Suites Surabaya Jumat (22/7) sore.
Dipandu seniman Surabaya Gatot Gimen sebagai pemateri, para peserta mulai membuat sketsa sebelum mewarnainya dengan kopi. ”Jadi, konsep melukis kita hari ini lebih ke monokrom, ya. Satu warna. Tapi, nuansanya lebih ke sephia yang kecokelatan,” terangnya dalam workshop di area artspace itu.
Sementara, objek yang digambar disepakati dalam bentuk teko. ”Kita ambil objek ini biar lebih dekat juga dengan kopi,” ujar Gimen, lantas tertawa. Dengan begitu, workshop sore itu pun terasa lebih santai seperti sedang ngopi bareng sambil melukis.
Gimen menjelaskan, melukis dengan kopi sebenarnya sama dengan konsep melukis menggunakan watercolor. ”Bedanya, daya rekatnya memang lebih rendah. Karena kan memang kalau dengan cat, bahan-bahannya pasti sudah didesain untuk bisa lebih akrab dengan kertas,” jelasnya. Baik daya rekatnya maupun kepekatannya.
Untuk melukis dengan kopi, warna di kertas sedikit sulit keluar. Dibutuhkan beberapa kali layer sampai pada warna yang sudah diinginkan. ”Jadi, memang harus sabar,” tuturnya.
Namun, yang menarik lainnya dari melukis dengan kopi adalah aromanya. Sambil melukis, aroma-aroma kopi juga ikut tercium.
Sementara itu, di tengah prosesnya, pelukis yang tergabung dengan Komunitas Cat Air Indonesia Chapter Surabaya itu juga bercerita bahwa di Jakarta melukis dengan kopi sudah cukup ngetren. ”Waktu itu ada teman saya yang punya banyak karya dari kopi. Terus, ada banyak orang juga yang ternyata minat untuk dilukis dengan kopi,” ceritanya singkat.
Dari situ, Gimen mengungkapkan bahwa melukis dengan kopi bisa menjadi brand tersendiri. Misalnya, untuk menjadi dekorasi sebuah coffee shop. ”Jadinya kan lebih spesial dan personal,” terangnya.
Apalagi, melukis dengan kopi lebih praktis dan murah. ”Kita bisa nongkrong sambil minum kopi. Kopinya sisain dikit buat melukis. Soalnya juga nggak butuh banyak,” jelasnya. Dari situ, melukis dengan kopi bisa jadi alternatif lain.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
