Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Juli 2022 | 13.46 WIB

Seniman Surabaya Manfaatkan Kopi untuk Melukis

ALTERNATIF: Seniman Surabaya Gatot Gimen menyelesaikan lukisannya yang menggunakan kopi sebagai cat. (JAWA POS) - Image

ALTERNATIF: Seniman Surabaya Gatot Gimen menyelesaikan lukisannya yang menggunakan kopi sebagai cat. (JAWA POS)

JawaPos.com – Kopi tak hanya bisa jadi teman nongkrong hingga bekerja, tetapi juga teman melukis. Selain diminum, kopi dapat dijadikan bahan melukis alias pengganti cat. Itulah yang dilakukan dalam gathering media di ARTOTEL TS Suites Surabaya Jumat (22/7) sore.

Dipandu seniman Surabaya Gatot Gimen sebagai pemateri, para peserta mulai membuat sketsa sebelum mewarnainya dengan kopi. ”Jadi, konsep melukis kita hari ini lebih ke monokrom, ya. Satu warna. Tapi, nuansanya lebih ke sephia yang kecokelatan,” terangnya dalam workshop di area artspace itu.

Sementara, objek yang digambar disepakati dalam bentuk teko. ”Kita ambil objek ini biar lebih dekat juga dengan kopi,” ujar Gimen, lantas tertawa. Dengan begitu, workshop sore itu pun terasa lebih santai seperti sedang ngopi bareng sambil melukis.

Gimen menjelaskan, melukis dengan kopi sebenarnya sama dengan konsep melukis menggunakan watercolor. ”Bedanya, daya rekatnya memang lebih rendah. Karena kan memang kalau dengan cat, bahan-bahannya pasti sudah didesain untuk bisa lebih akrab dengan kertas,” jelasnya. Baik daya rekatnya maupun kepekatannya.

Untuk melukis dengan kopi, warna di kertas sedikit sulit keluar. Dibutuhkan beberapa kali layer sampai pada warna yang sudah diinginkan. ”Jadi, memang harus sabar,” tuturnya.

Namun, yang menarik lainnya dari melukis dengan kopi adalah aromanya. Sambil melukis, aroma-aroma kopi juga ikut tercium.

Sementara itu, di tengah prosesnya, pelukis yang tergabung dengan Komunitas Cat Air Indonesia Chapter Surabaya itu juga bercerita bahwa di Jakarta melukis dengan kopi sudah cukup ngetren. ”Waktu itu ada teman saya yang punya banyak karya dari kopi. Terus, ada banyak orang juga yang ternyata minat untuk dilukis dengan kopi,” ceritanya singkat.

Dari situ, Gimen mengungkapkan bahwa melukis dengan kopi bisa menjadi brand tersendiri. Misalnya, untuk menjadi dekorasi sebuah coffee shop. ”Jadinya kan lebih spesial dan personal,” terangnya.

Apalagi, melukis dengan kopi lebih praktis dan murah. ”Kita bisa nongkrong sambil minum kopi. Kopinya sisain dikit buat melukis. Soalnya juga nggak butuh banyak,” jelasnya. Dari situ, melukis dengan kopi bisa jadi alternatif lain.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore