Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 November 2024 | 19.22 WIB

Sajak: Ketika Kampung Lebih Berisik daripada Kota

ILUSTRASI. (BUDIONO/JAWA POS) - Image

ILUSTRASI. (BUDIONO/JAWA POS)


Sumenep, 2024

Baca Juga: Sajak Sedang Apa

---

Upaya Menyembuhkan Diri di Pengasingan


Hidup di kota hanyalah pelarian dari degap harap

yang toksik. Aku berupaya menyembuhkan nyeri

sendi-sendi setelah sekian lama dipaksa berlari

kencang seperti sapi karapan yang pantatnya

selalu merah basah karena tiada henti dicacah.

Masih lekat bunyi sambar cemeti. Jalan tandus

dan sudut-sudut cakrawala mengembuskan uap

balsam. Dari jauh, badai memiuh. Di kiri-kanan

sorak-sorai bermakna ganda. Berbusa. Berbisa.


Aku bersandar pada punggung kota, pada lusuh

dan rapuhnya kata-kata. Terkadang aku pergi ke

kafe hanya untuk menjenguk wajah kuyu ibu di

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore