Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Juli 2023 | 15.30 WIB

Dayak Molek

Dan si perempuan berkata, ’’jangan pernah kau berbuat serong,

sebab di kampungku, para leluhur telah mengguyur kutuk.

Dan kau tidak akan bisa hidup dengan kelamin terayun-ayun

di keningmu. Bayangkan!’’

Tapi bagaimanapun, si lelaki hanya membayangkan

umbut pakis, hijau pandan hutan,

sulur bajakah bunting, tembilung, dan tiga unting lagu

gunung. Segala yang indah di imajinasi seorang pendatang.

Dan si lelaki, kini, mencoba membayangkan itu semua, masih

membayangkannya.

Namun tiap ia membuka mata, ia lihat paras perempuan itu,

dan ia terkenang empat hari kemarin, sewaktu ia buntuti

si perempuan yang menyelinap ke wisma ulin bersama

seorang lelaki entah siapa.

Dan ia menunggu kutuk itu bekerja.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore