
ILUSTRASI. (BUDIONO/JAWA POS)
”Ayo kita bersulang, isi cawan dengan arak paling berorama.
Siram, sirami empedu, lambung, dan usus besarmu dengan berahi nikmat. Kenyangkan perut lantas tidurlah dengan dengkur paling sakral.”
Makan dan kenyang adalah puisi-puisi
paling bergairah
Kusiapkan pisau dan kuali dengan api
paling sempurna
Kutangkap ikan-ikan, sayat lepaskan segala durinya
Iris segala daging, potong dadu-dadu,
dari iga hingga lidah
Kukur kelapa jadi santan tuangkan
99 bumbu.
Salam, cabai, serai, merica, lengkuas,
tomat, dan pala
Jangan terlewat ketumbar, garam, jahe,
kunir, gula, dan kemangi.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
