
ILUSTRASI. (BUDIONO/JAWA POS)
Hari itu, orang-orang lupa tanggal berapa
mereka bernyanyi memanggil arwah-arwah
tersuruk mencari ceruk di pohon-pohon tua
yang rantingnya menggigil gemetar
siapa bisa menggambarkan maut menyentuh pundak kanak-kanak?
seperti lilin-lilin redup menyala menyanyikan happy birthday
sambil membayangkan perjalanan tamasya ke kubur hitam
serenada hitam dinyanyikan, ikan-ikan menari kesurupan
burung-burung gagak mabuk bernyanyi, sajak-sajak menggelepar
membayangkan wali-wali suci sembunyi di perut paus hitam
’’jangan pergi tuan, jangan pergi ke kota!”
’’nona, jangan balik ke kota!”
kota menghitam. lelaki-lelaki berjubah hitam
perempuan-perempuan bermantel hitam

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
