
Korban bom: Sri Puji Astuti (kiri) saat bersama salah satu temannya semasa masih hidup.
JawaPos.com - Sri Puji Astuti, 67, menjadi salah stau korban ledakan bom di Surabaya. Dia merupakan warga asli Turisari, Mangkubumen, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah (Jateng).
Sebelum tragedi berdarah terjadi, Sri sepertinya sudah mempunyai firasat. Dia sempat meminta kepada keponakannya, Nuryani agar dimakamkan di kota kelahiran. Keinginan tersebut disampaikan Sri sudah sejak beberapa hari sebelum teror terjadi.
"Akhir-akhir ini, beliau (Sri) sering bilang kepada keponakannya dan adik-adiknya, kalau aku mati dibawa (dimakamkan) di Solo," terang Nuryani menirukan ucapan Sri, Selasa (15/5).
Sri sendiri sudah lebih kurang 20 tahun tinggal di Surabaya. Dia sebenarnya sudah memiliki rencana untuk kembali ke Solo akhir Mei ini. "Ya lebih kurang segitu. Sekarang sudah tidak banyak keluarganya yang ada di sini (Solo)," ungkapnya.
Nuryani sama sekali tidak mengira jika Sri akan menjadi korban bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS). Nuryani baru mengetahui setelah nama tantenya ada dalam daftar nama korban ledakan bom yang terjadi Minggu (13/5) pagi.
Sebelumnya, Nuryani sempat berkomunikasi dan bertemu dengan Sri. "Kemarin (sebelum kejadian) beliau masih chatting dengan saya, dan 10 Mei kemarin juga dari Solo," ungkapnya.
Kini, semuanya telah menjadi kenangan. Nuryani akan memenuhi permintaan terakhir almarhum. Rencananya, almarhum akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bonoloyo, Banjarsari Solo. Menurut perkiraan, pemakaman berlangsung sekira pukul 14.00 WIB.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
