
Suasana RS Bhayangkara saat penjemputan jenazah para korban bom gereja di Surabaya, Senin (14/5) malam.
JawaPos.com - Pihak Disaster Victim Investigation (DVI) RS Bhayangkara akhirnya memulangkan 5 jenazah korban bom gereja di Surabaya, Senin (14/5). Tim DVI menyatakan, kelima jenazah tersebut cocok dengan daftar korban yang sudah terdata.
Sejumlah keluarga korban terlihat sudah menunggu di RS Bhayangkara sejak pukul 17.00 WIB. Lima mobil ambulans pun hilir mudik datang bergantian membawa peti mati berwarna putih.
Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Bangun Mangera mengatakan, kelima jenazah tersebut sudah teridentifikasi berdasarkan data primer. Yakni, data pencocokan sidik jari, DNA dan data gigi geligi.
Kelima jenazah tersebut juga sudah melalui identifikasi data sekunder. Yakni, tanda lahir atau bekas luka, hasil pemeriksaan sinar X, dan pencocokan berdasarkan pakaian atau perhiasan pribadi.
"Sudah tidak terbantahkan lagi bahwa yang bersangkutan (jenazah) memang seperti data identitas yang sudah tercatat," kata Frans kepada wartawan di RS Bhayangkara, Senin (14/5).
Fran menjelaskan, pengembalian kelima jenazah ini adalah kali kedua. Sebelumnya, Tim DVI telah menyerahkan 7 jenazah korban lainnya. Sehingga lanjut Frans, pihaknya telah mengembalikan sebanyak 12 jenazah kepada pihak keluarga.
Menurut data yang dikumpulkan JawaPos.com, belasan jenazah tersebut hanya sebagian dari total 15 jenazah warga sipil. Sementara, masih ada keluarga yang belum menjemput 6 jenazah lain di RS Bhayangkara.
Jenazah tersebut adalah pelaku pembomam di tiga gereja di Surabaya. Jenazahnya, sudah melalui proses identifikasi. Tak hanya ke-enam pelaku pemboman di gereja di Surabaya yang belum dijemput keluarganya.
Sebanyak 7 jenazah pelaku bom lain juga belum dijemput keluarganya. Rinciannya, 4 pelaku bom di Mapolrestabes Surabaya dan 3 jenazah terduga teroris yang tewas di Rusunawa, Wonocolo, Sidoarjo.
Semua jenazah pelaku pemboman masih melalui proses identifikasi yang cukup sulit. Mengingat kondisi tubuh jenazahnya hancur akibat ledakan.
Totalnya, korban tewas dari pihak sipil dan pelaku pemboman tercatat sebanyak 28 jenazah. Sedangkan korban selamat atau luka, saat ini tercatat sebanyak 57 orang. Mereka dirawat RS William Booth, RS Bhayangkara, RSU dr. Soetomo dan RS Bedah Manyar.
Berikut daftar nama jenazah yang telah dijemput keluarganya:
Singka Edi Handoko, 58, warga jalan Sudirman 4, Jakarta Utara (korban bom di gereja Santa Maria Tak Bercela, Ngagel Madya)
Lien Kuak Nie, 56, warga Perumahan Poros Indah blok C, Tangerang (korban bom di gereja Santa Maria Tak Bercela, Ngagel Madya).
Daniel Agung Putra Kusuma, 15, warga jalan Dukuh Kupang Utara 65 gang langgar, Surabaya. (korban bom di gereja Pantekosta Pusat Surabaya, jalan Arjuno)

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
