
Peluncuran kampanye Big Ramadan Sale dan #MemberiDariHati oleh Shopee jelang Ramadan.
JawaPos.com - Tak bisa dipungkiri, Ramadan menjadi momentum untuk berbelanja guna menyambut Hari Raya. Mulai fashion, kuliner, hingga kebutuhan peralatan beribadah pasti laris manis. Namun, asyik berbelanja, jangan lupa untuk beramal ya!
Shopee, e-commerce di Asia Tenggara dan Taiwan, meluncurkan kampanye Big Ramadhan Sale dan #MemberiDariHati, Kamis (3/5), sebagai bentuk perayaan bulan suci Ramadan tahun 2018. Big Ramadan Sale merupakan kampanye belanja yang menawarkan program dengan berkolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAZ) dan Dompet Dhuafa. Tujuannya mengajak pengguna berdonasi langsung dari aplikasi.
"Sehingga kami mengajak milenial yang pasti berbelanja di bulan Ramadan nanti untuk ikut berdonasi kepada mereka yang membutuhkan. Dengan kampanye #MemberiDariHati bisa meningkatkan kesejahteraan anak Indonesia," kata CEO Shopee Chris Feng.
Kampanye #MemberiDariHati berlangsung antara 30 April hingga 31 Mei 2018. Ada sejumlah paket donasi yang ditawarkan oleh Shopee. Peran BAZNAZ dan Dompet Dhuafa mendistribusikan donasi ke sejumlah provinsi di Indonesia. Di antaranya seperti Pulau Jawa, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan lainnya. Variasi paketnya beragam dari nominal dan barang yang ditawarkan yakni dari Rp 10 ribu hingga Rp 300 ribu.
Di antaranya Paket Donasi Buku Cerita Anak, Paket Donasi Hidangan Ramadan, Paket Donasi Alat Salat Anak, Paket Donasi Pendidikan Anak, Paket Donasi Baju Lebaran Anak, dan Paket Donasi Ramadan Bahagia. Shopee mencatat tren belanja tahun lalu saat Ramadan melejit selama tiga pekan awal dan dua pekan Ramadan. Hal itu berbeda dengan momen akhir atau awal tahun ketika tren belanja puncaknya biasanya hanya terjadi 1-2 hari.
Kepala Divisi Pengumpulan Ritel Nasional BAZNAZ Fitriansyah Agus Setiawan menjelaskan pihaknya mengapresiasi platform yang menyadari pentingnya berbagi lewat zakat. Dengan ide tersebut, lanjutnya, tren zakat digital saat ini terus meningkat.
"Zakat digital sesuai arahan Presiden membuat masyarakat semakin mudah berzakat. Dengan platform digital, tahun lalu perolehan zakat digital tumbuh 100 persen," jelas Fitriansyah.
Hal senada juga diungkapkan oleh General Manager Resource Mobilization Dompet Dhuafa, Urip Budiarto. Mayoritas penyaluran zakat saat ini lebih banyak melalui transfer bank. Komposisinya yakni di Jabodetabek ada sebanyak 90 persen masyarakat membayar zakat melalui transfer.
"Maka kontribusi platform e-commerce membuat masyarakat lebih mudah bersedekah. Sehingga kami lembaga penyalur zakat kecipratan juga dari konsumen para donatur dan dermawan yang hobi belanja lewat platform," tegas Urip.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
