Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Mei 2018 | 14.10 WIB

Ramadan Saatnya Sisihkan Kantong, Berzakat Sambil Berbelanja

Peluncuran kampanye Big Ramadan Sale dan #MemberiDariHati oleh Shopee jelang Ramadan. - Image

Peluncuran kampanye Big Ramadan Sale dan #MemberiDariHati oleh Shopee jelang Ramadan.

JawaPos.com - Tak bisa dipungkiri, Ramadan menjadi momentum untuk berbelanja guna menyambut Hari Raya. Mulai fashion, kuliner, hingga kebutuhan peralatan beribadah pasti laris manis. Namun, asyik berbelanja, jangan lupa untuk beramal ya!


Shopee, e-commerce di Asia Tenggara dan Taiwan, meluncurkan kampanye Big Ramadhan Sale dan #MemberiDariHati, Kamis (3/5), sebagai bentuk perayaan bulan suci Ramadan tahun 2018. Big Ramadan Sale merupakan kampanye belanja yang menawarkan program dengan berkolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAZ) dan Dompet Dhuafa. Tujuannya mengajak pengguna berdonasi langsung dari aplikasi.


"Sehingga kami mengajak milenial yang pasti berbelanja di bulan Ramadan nanti untuk ikut berdonasi kepada mereka yang membutuhkan. Dengan kampanye #MemberiDariHati bisa meningkatkan kesejahteraan anak Indonesia," kata CEO Shopee Chris Feng.


Kampanye #MemberiDariHati berlangsung antara 30 April hingga 31 Mei 2018. Ada sejumlah paket donasi yang ditawarkan oleh Shopee. Peran BAZNAZ dan Dompet Dhuafa mendistribusikan donasi ke sejumlah provinsi di Indonesia. Di antaranya seperti Pulau Jawa, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan lainnya. Variasi paketnya beragam dari nominal dan barang yang ditawarkan yakni dari Rp 10 ribu hingga Rp 300 ribu.


Di antaranya Paket Donasi Buku Cerita Anak, Paket Donasi Hidangan Ramadan, Paket Donasi Alat Salat Anak, Paket Donasi Pendidikan Anak, Paket Donasi Baju Lebaran Anak, dan Paket Donasi Ramadan Bahagia. Shopee mencatat tren belanja tahun lalu saat Ramadan melejit selama tiga pekan awal dan dua pekan Ramadan. Hal itu berbeda dengan momen akhir atau awal tahun ketika tren belanja puncaknya biasanya hanya terjadi 1-2 hari.


Kepala Divisi Pengumpulan Ritel Nasional BAZNAZ Fitriansyah Agus Setiawan menjelaskan pihaknya mengapresiasi platform yang menyadari pentingnya berbagi lewat zakat. Dengan ide tersebut, lanjutnya, tren zakat digital saat ini terus meningkat.


"Zakat digital sesuai arahan Presiden membuat masyarakat semakin mudah berzakat. Dengan platform digital, tahun lalu perolehan zakat digital tumbuh 100 persen," jelas Fitriansyah.


Hal senada juga diungkapkan oleh General Manager Resource Mobilization Dompet Dhuafa, Urip Budiarto. Mayoritas penyaluran zakat saat ini lebih banyak melalui transfer bank. Komposisinya yakni di Jabodetabek ada sebanyak 90 persen masyarakat membayar zakat melalui transfer.


"Maka kontribusi platform e-commerce membuat masyarakat lebih mudah bersedekah. Sehingga kami lembaga penyalur zakat kecipratan juga dari konsumen para donatur dan dermawan yang hobi belanja lewat platform," tegas Urip.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore