
Ilustrasi siswa SMA yang bersiap mengerjakan ujian berbasis komputer di Jakarta.
JawaPos.com - Matematika menjadi momok pada Ujian Nasional (UN) jenjang SMA di Jogjakarta. Terbukti dengan menurunnya jumlah peraih nilai 100. Baik untuk jurusan IPA, IPS, maupun Bahasa.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), siswa jurusan IPA, yang meraih nilai 100 di mata pelajaran matematika sebanyak 5 orang pada tahun ini. Menurun drastis dibanding 2017 lalu yang bisa mencapai 16 siswa.
Kemudian jurusan IPS yang meraih nilai 100 pada tahun ini hanya 4 orang. Padahal tahun sebelumnya ada 26 siswa.
Sementara siswa jurusan Bahasa selama 2 tahun ini tak ada yang mampu meraih 100. Pada 2018, peraih nilai di atas 90 ada 7 siswa. Sementara tahun lalu ada 8 siswa.
Berbanding terbalik dengan SMA, untuk SMK mengalami peningkatan. Mereka yang mendapat nilai sempurna ada 41 siswa pada 2017. Sedangkan UN tahun ini mencapai 165 siswa.
Kepala Dispendikpora DIJ Baskara Aji mengatakan, untuk tahun lalu ada sebanyak 11 siswa yang tak lulus. Sedangkan untuk tahun ini, pihaknya masih melakukan pengolahan data.
Sebab penentuan kelulusan tak hanya berpatokan dari nilai UN. Namun juga dari pertimbangan sekolah masing-masing. "Kamis secara serentak diumumkan. Tidak boleh ada arak-arakan dan konvoi. Silakan dengan cara apa merayakannya," kata Baskara, Kamis (3/5).
Dari nilai UN, untuk jurusan IPA yang terbaik di SMAN 3 Jogjakarta dengan nilai rata-rata 80.13. Disusul SMAN 1 Jogjakarta yang rata-ratanya 79.48. Kemudian terbaik ketika di SMAN 8 Jogjakarta dengan rata-rata 78.43.
Untuk jurusan IPS, terbaik rata-rata di SMAN 8 Jogjakarta sebesar 83.18. Terbaik kedua di SMAN 1 Bantul dengan rata-ratanya 81.23. Kemudian SMAN 1 Jogjakarta di peringkat tiga dengan nilai rata-rata 80.82.
Sementara siswa yang memperoleh nilai terbaik di jurusan IPA adalah Lidia Santoso. Pelajar SMA Stella Duce 1 Jogjakarta itu memperoleh total nilai 384.00 dari dari 4 mapel.
Terbaik jurusan IPS atas nama Muhammad Khansa Fakhreza dengan perolehan total nilai 372.50. Dia merupakan siswa SMAN 9 Jogjakarta. Kemudian jurusan Bahasa, predikat siswa terbaik diraih Wilhermine Maria Loe dengan nilai 363.00 dari SMA Stella Duce 1 Jogjakarta. Sedangkan untuk SMK diperoleh Isnaini Solikhah dari SMKN 1 Bantul dengan nilai 389.00.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
