
Pemeran Ananta, Fero Walandouw saat berkunjung ke kantor Jawa Pos, Jakarta, Rabu (2/5).
JawaPos.com - Kembali bermain dalam layar lebar dirasakan aktor Fero Walandouw bukanlah hal yang mudah. Cowok 28 tahun ini harus menurunkan berat badan 8-10 kilogram (kg) agar tidak terlihat berotot. Maklum, dia berperan sebagai anak desa dari Subang, Jawa Barat.
Selain itu, berperan dalam film Ananta, Fero harus berusah payah belajar bahasa Sunda. Semua itu dirasakannya butuh usaha karena karakternya sebagai Ananta sangat berbeda dengan kehidupannya.
"Karakter Ananta itu 180 derajat beda banget sama Fero. Ananta latar belakang Sunda, kalau Fero Manado. Dari bahasa postur, gesture beda. Makanya aku pribadi sempat nurunin berat badan 8-10 kilo karena nggak boleh tegap. Jadi, memang butuh effort yang besar dari fisik dan bahasa juga," kata Fero Walandouw kepada JawaPos.com, Rabu (2/5).
Menurut Fero, butuh waktu 2 minggu penuh untuk belajar bahasa sunda. Sedangkan, menurunkan berat badan dilakukannya dengan tidak berolahraga dan mengurangi asupan karbohidrat.
Namun, setelah menyaksikan filmnya secara utuh, Fero mengaku senang karena hasilnya sangat bagus. Setiap karakter bisa menonjolkan perannya masing-masing. Termasuk, dirinya sebagai Ananta, pemuda desa yang polos.
"Film Ananta ketika nonton premiere ternyata bagus banget. Value-nya banyak. Dari sisi keluarga, anak-anak yang sebenarnya mereka spesial, punya bakat tapi di pandangan orang aneh, itu ada di Tania. Kalau mau melihat kedewasaan, kemapanan seorang pria itu ada di Pierre. Kalau kita mau melihat sosok ketulusan cinta dan pengorbanan itu ada di Ananta. Jadi, buat aku pribadi komplit," jelasnya.
Tetapi, kini yang tersisa adalah upaya kembali ke kebiasaan semula, yakni berolah raga yang dirasakan Fero sangat sulit. Lebih tepatnya, sulit untuk melawan rasa malas dan
"Setiap hari nge-gym, fitnes. Sehari 1-2 jam. Lalu, berhenti. Jadi, capeknya memang sekarang, ketika kita mau balikin lagi ngelawan males dan capenya itu yang berat banget," ujarnya.
Film Ananta menceritakan pengorbanan tokoh Ananta untuk perempuan yang disukainya, Tania (Michelle Ziudith). Dia bahkan mengenalkan Tania dengan Pierre (Nino Fernandez) yang merupakan sosok impian sang pujaan hati.
Tetapi, akhirnya Tania menyadari bahwa dia sangat membutuhkan Ananta, seorang anak desa yang polos. Hanya saja, saat Tania menyadari semuanya, Ananta sudah tidak ada. Penasaran bagaimana akhirnya? Film besutan Rizki Balki ini mulai bisa disaksikan di bioskop seluruh tanah air, Kamis (3/5) besok.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022