Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Mei 2018 | 03.56 WIB

Pemain Tunggal Putri Lemah di Reli

Hanna Ramadini dan para pemain tunggal putri lainnya dinilai lemah saat diajak bermain reli - Image

Hanna Ramadini dan para pemain tunggal putri lainnya dinilai lemah saat diajak bermain reli

JawaPos.com - Mantan pebulu tangkis putri Indonesia Yuni Kartika menilai ada satu faktor utama yang menyebabkan para pemain tunggal putri Indonesia sekarang ini mudah kalah. Mereka kurang sabar dalam bermain reli.


Menurut Yuni, hal ini bisa sangat berbahaya bagi tim putri yang akan berlaga di Piala Thomas dan Uber 2018 pada 20-27 Mei nanti di Bangkok, Thailand.


"Mereka sangat gampang kehilangan poin setiap ada reli-reli dalam pertandingan, apalagi kalau relinya cepat. Mereka suka hilang konsentrasi dan tidak sabar," ujar Yuni, Senin (30/4).


Yuni menilai, tim putri harus segera membenahi masalah ini sebelum terjun ke Piala Thomas dan Uber 2018. Jika tidak, mereka akan langsung habis di fase grup.


"Yang berat di grup nanti itu ada Tiongkok dan Malaysia. Kesempatan menang pasti ada, tetapi balik lagi bahwa anak-anak harus sabar. Jangan sampai mereka grogi duluan, dan jangan semua pertandingan dijadikan beban, karena ini akan bahaya sekali untuk di pertandingan beregu," tutupnya. (ISA)

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore