Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Mei 2018 | 01.30 WIB

Polisi Belum Terima Laporan dari Rini Soemarno soal Pembocor Rekaman

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno. - Image

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno.

JawaPos.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno berencana akan mempolisikan pihak yang menyebarkan rekaman percakapannya dengan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir. Menanggapi rencana tersebut, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan akan memprosesnya.


"Kami tunggu perkembangan. Kalau memang ada laporannya, pasti Polri memproses," ujarnya di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (30/4).


Namun hingga kini, kata Setyo, pihaknya belum menerima laporan dari Rini Soemarno. "Saya sudah cek ke Bareskrim, belum ada laporannya," tukas Setyo.


Sebelumnya, percakapan telepon diduga Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno dan Direktur Utama PLN Sofyan Basir tengah viral di media sosial. Dalam pembicaraan tersebut, keduanya cukup serius membahas soal fee proyek.


Percakapan tersebut diunggah di akun instagram @jokerpolitik dalam bentuk video yang kemudian diisi suara rekaman tersebut. Perbincangan keduanya turut menyeret nama yang diduga Ari Soemarno, kakak Rini, dalam proyek yang mereka bahas.


"Saya juga kaget kan Bu, saya mau cerita ke Ibu. Beliau (Pak Ari) kan panggil saya. Pagi kemarin kan saya baru pulang," ucap Sofyan.


"Yang penting gini lah, sudah lah. Kan yang harus ambil kan dua, Pertamina sama PLN," jawab Rini.


"Betul," timpal Sofyan.


"Ya, dua-duanya punya saham lah Pak, begitu," sambung Rini lagi.


"Waktu itu saya ketemu Pak Ari juga, Bu. Saya bilang 'Pak Ari mohon maaf, masalah share ini kita duduk lagi lah, Pak Ari'" lanjut Sofyan.


"Saya terserah bapak-bapak lah. Saya memang kan konsepnya sama, sama Pak Sofyan," balas Rini.


"Saya kemarin bertahan, Bu, kan beliau ngotot. 'Kamu gimana sih, Sof?' Lho kan, Pak, kalau enggak ada PLN kan Bapak enggak ada juga tuh buat bisnis," respon Sofyan.


"Kan saya ketemu Pak Ari juga, Bu." tambahnya.


Rini kemudian membalas, "Menurut saya banyak yang nerusin, cuma sakanya bilang sama kakak saya yang satunya. Biasanya kalau dia (Ari) sudah enggak mau ngomong, saya ngomong sama yang satunya supaya nyambung ke sana gitu ".


"Betul, betul," timpal Sofyan.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore