
Petugas polisi menunjukan kaca di Gedung Satu Atap Pemerintah Kota Bandarlampung yang pecah akibat dilempar besi.
Jawapos.com — Kantor Pelayanan Catatan Sipil Gedung Satu Atap Pemerintah Kota Bandarlampung, Kamis (19/4) Siang dibuat geger. Pasalnya, Arif Padli, 26, melempar kaca gedung tersebut dengan sebuah kunci inggris. Akibatnya kaca gedung pecah dan mengalami keretakan.
Akibat ulah pelaku tersebut suasana di Gedung Pelayanan Satu Atap Pemerintah Kota Bandarlampung sempat heboh. Usai melakukan pelemparan kunci inggris ke kaca gedung, pelaku kemudian mencoba lari dan kabur.
Namun aksi kabur pemuda ini berhasil dicegah warga yang berada di sekitaran gedung. Praktis Arif menjadi bulan-bulanan warga yang merasa kesal dengan kelakuannya tersebut.
“Ya kesal kita lihat orang kaya gitu. Tiba-tiba ngelempar pake besi. Kalau pecahan kacanya kena orang kan bahaya itu,” kata Benny, warga yang saat itu sedang ngatre untuk mengurus surat.
Melihat kejadian ini Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) yang berjaga di sekitaran gedung langsung mengamankan Arif yang sempat dihajar masa. Saat dimintai keterangan Arif mengaku kesal dengan pelayanan yang ada di gedung tersebut. “Saya kesal, nama ibu kandung saya ditulis Erlina Wati. Padahal nama ibu kandung saya bukan itu,” ujarnya.
Ia mengaku sudah melakukan protes kepada petuga loket. Namun aksi protesnya tersebut tidak dihiraukan. “Saya udah ngomong ke loket. Tapi gak ada yang mendengarkan. Makanya saya pecahkan,” katanya.
Selain mengaku kecewa dengan pelayanan yang diberikan petugas. Arif juga meminta kepada penegak hukum untuk dapat memproses hukum pelayanan yang diberikan pihak Pemot Bandarlampung tersebut. “Saya merasa ditipu, selama 26 tahun ini saya merasa ditipu. Saya ingin perubahan di dalam pelayanan ini,” katanya.
Akibat perbuatannya tersebut Arif digelandang ke ruangan Satpol PP untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Selain itu pihak Kepolisian juga turut hadir melakukan pemeriksaan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
