
Ilustrasi: Pemudik pada Idul Fitri 2017 lalu sebagian tetap mengidolakan moda transportasi kereta ke kampung halaman.
JawaPos.com - Kendati libur lebaran masih dua bulan lagi, namun kementerian terkait membuat rencana perubahan terkait arus mudik. Tujuannya untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas di jalur mudik, karena pemudik tidak terkonsentrasi melakukan perjalanan pada hari tertentu saja.
Misalnya terkait wacana percepatan pencairan tunjangan hari raya (THR) dan perpanjangan masa libur sekolah atau setidaknya tidak berbarengan dengan saat mudik/balik Lebaran.
Sekjen Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Sugihardjo mengatakan, kementeriannya telah menyurati Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri terkait dengan usul percepatan pencairan THR. Surat yang terkait dengan perubahan masa libur sekolah juga telah dikirim kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. "(Usul, Red) ini agar tidak terjadi kepadatan lalu lintas saat mudik," kata Sugihardjo kemarin (12/4).
Menurut dia, percepatan pencairan THR bertujuan agar pemudik bisa lebih awal menjadwalkan kepulangan ke kampung halaman. "Jika turun di akhir (Ramadan, Red), nanti orang akan menunda pulang kampung. Semakin padat menjelang Lebaran," ucapnya.
Upaya Kemenhub tersebut dilakukan agar masyarakat yang akan pulang kampung tidak hanya terpusat pada hari-hari tertentu. Tujuannya tentu kelancaran menuju kampung halaman.
Namun, hingga kemarin, Kemendikbud dan Kemenaker belum menjawab usul tersebut. Meski demikian, persiapan antisipasi kemacetan saat mudik terus dilakukan.
Dari sektor perhubungan, menurut dia, rute tol dari Jakarta ke Surabaya sudah siap digunakan untuk mudik tahun ini. Termasuk beberapa tol yang sedang dibangun, akan digunakan sebagai jalur fungsional. Antara lain tol Batang-Semarang ruas Batang-Krapyak, tol Ngawi-Kertosono ruas Wilangan-Nganjuk, dan tol Pandaan-Malang ruas Pandaan-Purwodadi.
"Di jalur fungsional itu, tidak dikenakan tarif alias gratis," kata pejabat yang akrab disapa Djojo itu. Namun, pengguna wajib berhati-hati. Sebab, rambu-rambu belum terpasang sepenuhnya.
Direktur Lalu Lintas Perhubungan Darat Ditjen Perhubungan Darat Pandu Yunianto menambahkan, saat ini masih ada sejumlah titik rawan kemacetan di jalur mudik. Misalnya saja Nagreg, tol Cawang-Cikarang Utama, dan beberapa pintu keluar tol. Di Jawa Timur, lalu lintas di Mengkreng, Kertosono, juga menjadi perhatian karena jalur yang menyempit.
Menurut dia, Kemenhub bekerja sama dengan beberapa lembaga juga memperbanyak titik istirahat. Pandu menjelaskan, pihaknya tengah membangun beberapa titik untuk rest area di jalan arteri. "Jembatan timbang akan ditutup untuk dijadikan rest area. Kami juga sudah komunikasi dengan kepolisian. Ada beberapa polres atau polsek yang dijadikan tempat istirahat."
Sementara itu, untuk penanganan kecelakaan, Kemenhub sudah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan. Rencananya, dibuka layanan 24 jam di puskesmas dan rumah sakit (RS) di sejumlah kota yang menjadi jalur mudik. "Awak angkutan umum juga akan dicek kesehatan sebelum berangkat," ucapnya.
Ditemui pada kesempatan yang sama, Menhub Budi Karya Sumadi menegaskan perihal keselamatan berlalu lintas saat mudik. "Roda dua tidak disarankan untuk mudik," kata dia. Karena itu, Kemenhub menggelar mudik bersama sekaligus untuk mengangkut motor. "Mungkin kami hanya mampu meng-cover 10 persen. Diharapkan, swasta ikut," imbuhnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
