
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez.
JawaPos.com - Hubungan Marc Marquez dan Valentino Rossi kembali memanas. Ini terjadi setelah keduanya terlibat kontak saat balapan digelar di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Senin (9/4) kemarin.
Saat lomba berjalan 20 lap, Marquez terlihat memaksakan diri untuk menyalip Rossi yang sedang melaju di area tikungan. Seketika terjadi senggolan hingga membuat Rossi terjatuh. Pihak Yamaha tentunya geram melihat aksi agresif The Baby Alien. Secara terang-terangan, Rossi bahkan menyindir Marquez dan menganggapnya sudah merusak sportivitas di kancah MotoGP.
Menanggapi itu, Alberto Puig angkat bicara. Bos Honda tersebut menilai apa yang dilakukan Marquez bukan karena kesengajaan. Menurut Puig, Marquez tidak sepenuhnya salah karena saat itu lintasan berada dalam kondisi yang licin.
"Ini situasi yang rumit untuk Marc Marquez. Di area (Rossi terjatuh) itu terlihat sedikit genangan air. Jadi itu terlihat seperti dia melepas rem dan tergelincir. Yang jelas para pembalap pasti akan bertindak berdasarkan apa yang dipikirkannya dalam situasi itu," jelas Puig yang dikutip dari Crash.
"Ini adalah insiden yang wajar terjadi dalam dunia balap dan saya menyesal dengan kejadian tersebut. Tentu saja dalam hal ini setiap orang punya interpretasinya masing-masing. Kami jelas mempercayai apa yang dikatakan Marquez," tambahnya.
Puig sadar pembalapnya telah memancing amarah di kubu Movistar Yamaha. Untuk itu, ia mewakili Honda dan Marquez tak ragu untuk menyampaikan permintaan maaf.
"Valentino punya banyak pengalaman, jadi dia pasti tahu hal-hal seperti ini sangat mungkin untuk terjadi. Kami benar-benar minta maaf atas yang terjadi kemarin. Kami pikir para pembalap tidak berada di luar kendali. Memang ada insiden, namun itu karena lintasan yang licin, rumit, dan inilah yang terjadi," tuturnya.
Marquez sendiri sudah punya inisiatif untuk meminta maaf secara langsung. Namun sayang, usai balapan ia tidak bertemu dengan Rossi sebab pembalap kebangsaan Italia itu sudah keburu pergi meninggalkan sirkuit.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
