
Presiden Joko Widodo saat melakukan peninjauan Proyek Padat Karya di Kabupaten Sukabumi, Minggu (8/4)
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo tampil beda saat berkunjung ke Pelabuhan Ratu. Menggunakan sepeda motor chopper-nya dan berpenampilan ala Dilan, Jokowi melakukan peninjauan program Padat Karya Tunai (PKT) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, MInggu (8/4).
Mengenakan jaket biru tidak dikancing, polo shirt putih polos, celana jins, dan sepatu hitam, Jokowi melakukan kunjungan dengan touring dari Puskesmas Bantar Gadung menuju Desa Pasir Suren melalui Jalan Pelabuhan. Tak hanya di situ, Jokowi juga mendatangi desa Citarik, Kecamatan Pelabuhan Ratu.
"Kita kontrol dan awasi agar pekerjaan yang diperintahkan betul-betul berjalan. Masyarakat mendapatkan pekerjaan melalui PKT ini. Saya selalu tanyakan kepada warga dibayar berapa, dan saya ingin memastikan berapa upah diterima tiap minggunya. Yang terpenting, kementerian-kementerian bekerja secara maksimal," katanya.
Ia menambahkan, di provinsi Jawa Barat sendiri terdapat 711 PKT Irigasi yang total anggarannya mencapai Rp 159 miliar. Anggaran ini akan digunakan untuk seluruh desa di Jawa Barat.
"Saya ingin dana yang untuk masyarakat di desa ini bisa mereka dapatkan dengan cara yang produktif (cash for work). Hal ini berakibat daya beli dan konsumsi masyarakat di desa akan meningkat," lanjutnya.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, PKT irigasi kecil di Desa Pasir Suren merupakan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air (P3TGAI) di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Ditjen Sumber Daya Air.
Pekerjaannya berupa pembuatan saluran irigasi kecil sepanjang 600 meter yang merupakan bagian daerah irigasi Cigobang dengan luas 125 hektare.
"Anggarannya Rp 225 juta dengan melibatkan 70 orang yang merupakan anggota Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Mulyatani 3 dengan masa kerja 50 hari," terangnya.
Tak hanya pekerjaan PKT irigasi kecil, di desa ini juga Kementerian PUPR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan juga tengah melaksanakan PKT Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), atau bedah rumah dari yang tidak layak huni menjadi rumah layak huni.
Dijelaskan, penerima PKT bedah rumah akan mendapat bantuan sebesar Rp 15 juta, dengan rincian Rp 12,5 juta untuk belanja bahan dan Rp 2,5 juta untuk upah. Umumnya, dana ini digunakan untuk perbaikan dinding rumah yang semula bilik menjadi batu bata dan perbaikan atap rapuh yang rawan roboh.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
