Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 1 April 2018 | 17.59 WIB

Pengamat Menilai Sosok Sihar Sitorus Paham Cara Membangun Sumut

Cawagub Sumut Sihar Sitorus saat membeli cangkul di daerah Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan beberapa waktu lalu. - Image

Cawagub Sumut Sihar Sitorus saat membeli cangkul di daerah Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan beberapa waktu lalu.

JawaPos.com - Sosok Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus diyakini memiliki keinginin besar untuk membangun daerah. Keseriusan itu tampak dari pemahamannya yang sangat kuat terhadap langkah dan upaya memberikan solusi kepada masyarakat.


Hal tersebut diutarakan oleh Akademisi Kota Medan Evo M Damanik. Menurutnya, keseriusan itu dinilai menjadi modal dalam menata kesejahteraan warga Sumut. Sesuai dengan geografi, topografinya dan lingkungan sosial masyarakat Sumut yang sangat heterogen.


Menurut Evo, Sihar punya pemahaman yang mendalam tentang membangun daerah. Contohnya ketika berbicara Danau Toba di sejumlah media massa dia tidak hanya membahas dunia pariwisatanya. Namun, ia membahas berbagai hal yang berkaitan dalam pengembangan Danau Toba itu secara global.


"Itukan menarik. Contohnya pariwisata dapat dibangun kalau masyarakatnya paham pariwisata itu serta mendapat kontribusi dari pariwisata itu. Caranya bukan hanya dengan menjadi pengelola objek wisata tetapi bisa lewat banyak hal. Seperti petani kemenyan yang melestarikan hutan, sekaligus hidup dari hutan dan dapat menjadi wisata budaya dan wisata lainnya," kata Evo, Sabtu (31/3).


Evo juga menjelaskan, bahwa hanya orang yang paham tentang Sumut yang mampu menjelaskan dan mengembangkannya. Kalau hanya cerita membangun semua dapat memaparkannya. Tetapi sistematika berpikir membangun dan arah membangun, tidak semua bisa.


"Sihar mampu, serta membuatnya saling keterkaitan. Keistimewaan lainnya Sihar bisa mengubah mitos menjadi logos. Contohnya ketika menjejaki beberapa situs, Sihar menjelaskannya dari aspek geologi. Seperti kekayaan bebatuan Danau Toba dan keterikatan geografis dengan budaya keseharian warga. Ini kan istimewa," ujarnya.


Sementara saat mengunjungi warga Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan, Sihar juga menunjukkan pembangunan yang saling keterkaitan. Contohnya cawagub yang diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terlebih dahulu membeli peralatan pertanian di sekitar kawasan tersebut, khususnya peralatan panen padi hasil kerajinan tangan pande besi lokal. Setelah membeli benda itu ia kemudian ikut memanen padi di kawasan Tano Tombangan.


"Dengan kata lain itu sudah memotivasi warga untuk menggunakan produk lokal dalam mengembangkan kekayaan alamnya," katanya.


Menurut Evo, apa yang dilakukan wakil dari Djarot Saiful Hidayat tersebut sudah sangat tepat untuk menunjukkan keseriusan. Karena tidak semua kandidat bisa memahami pola yang sangat keterkaitan tersebut.


"Jadi dia sudah menunjukkan pemahaman dan bentuk pengembangkan daerah dengan cara yang sederhana. Kalau cara luar biasanya nanti setelah dia terpilih," pungkasnya.

Editor: Budi Warsito
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore