
AS yang menaikkan harga tarif impor lumunium dan baja dari USD 50 miliar menjadi USD 60 miliar untuk Tiongkok
JawaPos.com - Kisruh Amerika Serikat (AS) yang menaikkan harga tarif impor lumunium dan baja dari USD 50 miliar menjadi USD 60 miliar untuk Tiongkok mengundang perhatian Indonesia. Sebagai negara yang netral, Indonesia mungkin akan terkena dampak krisis tersebut.
Tiongkok telah memberikan tanggapannya atas aksi AS tersebut. Sebanyak 128 barang produksi AS ditolak masuk pasar Tiongkok yang berupa bahan makanan seperti kacang hazelnut.
Kementerian Perdagangan Tiongkok sebelumnya telah menunjukkan sebuah keputusan oleh World Trade Organization (WTO) yang menemukan bahwa AS belum sepenuhnya mematuhi keputusan 2014 terhadap tarif antisubsidi pada produk Tiongkok, termasuk soal ketentuan panel surya dan menara angin.
Dalam talkshow yang bertajuk 'Amerika Serikat VS Tiongkok Kita Bisa Apa?' yang membahas bagaimana posisi Indonesia dan apa yang harus dilakukan untuk mencegah terbawa arus.
Pengamat Pertahanan Indonesia Connie Rahakundini mengatakan, dalam kasus ini Indonesia penting menjaga kawasan sebab Indonesia menjadi kawasan jalur laut baik AS maupun Tiongkok. Caranya dengan meningkatkan sistem keamanan dan sistem ekonomi.
"AS dan Tiongkok diibaratkan sebagai dua gajah yang bertarung di area kita," ujarnya, Sabtu, (24/3).
Ahli Ekonomi Perdagangan Fithra Faisal mengatakan, selain itu pemerintah harus mengantisipasi langkah di sektor finansial.
"Dalam bidang birokrasi dan pembangunan, Indonesia sempat menjadi pelopor misalnya saja pembangunan jalan tol. Namun, kini sudah disusul oleh Tiongkok yang sudah meninggalkan jauh pembangunan di Indonesia," kata Tian Jinjing, Alumni FIB UI yang merupakan warga negara Tiongkok.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
