
Penyakit Tuberkolosis atau yang dikenal TBC menyerang seluruh tubuh terutama paru-paru
JawaPos.com – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta akan mencanangkan program 'Gertak TB' pada Hari Tuberkolosis Sedunia 24 Maret. Sebab, penyakit TB atau yang dikenal dengan TBC akibat kuman Mycobacterium tubercolosis tak boleh didiamkan. Selain menular, penderitanya bisa meninggal dunia jika terlambat diobati.
Maka, hati-hati jika berada dekat dengan penderita Tuberkolosis karena berpotensi tertular. Sebab, penyebaran kuman TB terjadi lewat udara melalui partikel kecil saat batuk dan bersin.
“Infeksi penyakit TB menjadi tantangan besar bagi perkotaan. Kami mencanangkan Gertak TB, ini program Kemenkes,” tegas Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto kepada JawaPos.com, Jumat (23/3).
Lalu, apa itu Gertak TB? Adalah sebuah program door to door ke masyarakat dengan melibatkan penyuluh kesehatan. Sehingga, tenaga penyuluh terjun langsung ke setiap RW untuk mengecek warga yang terduga terinfeksi kuman TB.
“Gejala batuk tak sembuh-sembuh, berat badan menurun, ada latar belakang merokok tentu patut dicurigai. Maka masing-masing RW harus proaktif mendeteksi warganya,” jelas Koesmedi
Menurutnya, kemungkinan penularan infeksi TB sulit untuk diputus. Terlebih melihat padatnya penduduk dengan kualitas kesehatan dan kesadaran yang masih kurang. Untuk itu, diperlukan kerja sama masyarakat.
Meski berbahaya, bukan berarti penderita TB tak bisa sembuh. Dengan pengobatan intensif selama enam bulan, dia meyakini bahwa penyakit ini dapat disembuhkan. Sebenarnya, pasien TB harus rutin minum obat. Usai minum obat 2 mingguan saja pasti sudah terlihat hasilnya membaik.
“Rajin pakai masker dan selalu patuh dengan etika batuk menutup mulut. Daya tahan baik dan lingkungan sehat akan membantu kita mencegah TB,” tegas Koesmedi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
