
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon
JawaPos.com - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fenaldi Gideon punya rahasia dibalik kemengan mereka di All England 2018 dan lima turnamen sebelumnya.
Untuk diketahui, All England 2018 merupakan gelar beruntun keenam yang diraih The Minions sejak memenangi Tiongkok Terbuka 2017 tahun lalu.
Saat ditanya resepnya, Kevin/Marcus menjawab bahwa mereka selalu menyamakan visi dan misi dalam permainan dan banyak melakukan diskusi.
Hal ini tentunya juga didukung dari cara main mereka yang saling melengkapi: Marcus memiliki tenaga yang besar sehingga mampu memberikan pukulan mematikan dari belakang, sementara Kevin punya kecepatan dan kecerdikan yang membuatnya leluasa mendulang poin di depan net.
"Kami selalu belajar setiap selesai bermain. Selalu koreksi diri, selalu belajar lagi dan tidak pernah berhenti belajar. Saya sering nanya ke Kevin, enaknya mau main gimana," ujar Marcus.
Marcus meneruskan, ia pun bisa menikmati setiap permainan yang ia jalani karena Kevin memiliki sifat tidak mau kalah dan ngotot dalam bermain.
"Kevin paling pengen menang. Nggak mungkin dia mau kalah. Dan hal ini bikin saya lebih percaya kepada dia sebagai partner saya ," kata Marcus. (ISA)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
