
Orang dengan penyakit langka
JawaPos.com - Lebih dari 6.000 jenis penyakit langka memiliki gejala yang berbeda-beda. Gejala yang muncul seringkali menyerupai penyakit lain sehingga menyulitkan diagnosis awal yang berdampak pada kesalahan perawatan.
Dalam keterangan resmi tertulis Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Minggu (4/3), ada sejumlah pengobatan dan perawatan bagi pasien penyakit langka. Caranya ada dua hal, yakni dengan obat-obatan dan makanan bernutrisi khusus.
Namun, belum semua penyakit langka dapat disembuhkan. Hanya sekitar 5 persen penyakit langka yang telah memiliki terapi. Dengan perawatan medis yang tepat dan sesuai, terapi bisa memperbaiki kualitas dan memperpanjang harapan hidup pasien.
"Orphan drugs dan orphan food adalah produk medis yang digunakan untuk diagnosis, pencegahan, dan perawatan penyakit langka," kata Dekan FKUI Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH.
Sebuah obat atau makanan dikategorikan sebagai orphan karena dalam kondisi pemasaran normal masih sulit untuk disebarluaskan. Sebab, hanya ditujukan untuk sejumlah kecil pasien yang menderita penyakit langka.
Sejauh ini, pasien penyakit langka pun kurang mendapatkan akses diagnosis yang benar. Sebanyak 40 persen dari penderita penyakit langka pernah salah diagnosis, setidaknya satu kali.
Kurangnya informasi dan pengetahuan ilmiah mengenai penyakit langka juga menjadi tantangan. Belum lagi minimnya fasilitas kesehatan yang dapat mengenali dan menangani penyakit langka.
Selain itu, tentu biaya perawatan dan pengobatan penyakit langka cenderung mahal atau tinggi. Dan saat ini masih terbatasnya akses terhadap fasilitas perawatan dan pengobatan.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
