
Turki
JawaPos.com - Pengadilan Pusat Kriminal Irak menghukum mati 16 wanita warga Turki karena telibat dalam kelompok militan Islamic State (IS). Ini menurut pernyataan Dewan Kehakiman Agung Irak.
Setelah meninjau kasus 16 wanita Turki tersebut, Pengadilan Pidana Utama Irak mengonfirmasi adanya keterlibatan dengan IS. Pengadilan telah menjalankan hukuman mati kepada para wanita yang dituduh melakukan aksi terorisme sesuai Undang-undang Terorisme.
Sepeti dilansir Sputnik, Senin, (26/2), menurut seorang anggota dewan Abdel Sattar Birkadar, para terdakwa telah mengakui segala tuduhan selama penyidikan bahwa mereka tiba di Irak unruk menikahi anggota IS atau Daesh dan memberi dukungan logistik.
Sesuai catatan Birkadar pada awal pengakuannya bisa diajukan banding. Pada Januari lalu, Pengadilan Irak menjatuhi hukuman mati pada seorang wanita Jerman asal Maroko terkait hubungnnya dengan Daesh.
Pada akhir Desember 2017 lalu, pasukan Irak menahan delapan wanita asal Jerman yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan militan IS. Sebelumnya, 38 militan dijatuhi hukuman gantung atas tuduhan terorisme di provinsi selatan Dhi Qar. Tahanan tersebut dilaporkan ada kaitannya dengan Daesh dan Al Qaeda.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
