
Efek Rumah Kaca dalam acara The Sounds Project di Kuningan City, Jakarta, pada Sabtu (24/2) malam.
JawaPos.com - Efek Rumah Kaca telah kembali. Setelah sempat vakum berbulan-bulan karena vokalis menetap di Amerika, band pop minimalis itu akhirnya bisa menghibur pendengar di Indonesia lagi.
Cholil Mahmud sudah bergabung kembali bersama rekannya untuk manggung bersama Efek Rumah Kaca. Terbaru, mereka hadir dalam acara The Sounds Project yang digelar di Kuningan City, Jakarta, pada Sabtu (24/2) malam.
Efek Rumah Kaca tampil di panggung utama pada pukul 21.00 WIB. Nuansa kerinduan penonton pada grup musik ini kentara dari awal hingga akhir pertunjukan. Suara penonton selalu terdengar keras mengikuti senandung dari Cholil Mahmud cs di atas panggung.
Pada awal penampilan, Efek Rumah Kaca menyajikan lagu seperti Putih, Menuju Ruang Hampa, dan Hujan Jangan Marah. Lagu-lagu itu dibawakan begitu apik oleh Efek Rumah Kaca yang tampil full team.
"Terima kasih untuk kalian semua yang hadir di sini, dan mendukung Efek Rumah Kaca supaya bisa tampil di South by Southwet (SXSW)," kata Cholil Mahmud di atas panggung.
Repertoar Efek Rumah Kaca di The Sounds Project dilanjutkan dengan sejumlah lagu andalan. Di antaranya adalah lagu Pasar Bisa Diciptakan, Di Udara, dan Cinta Melulu. Ketiga lagu ini semakin membuat heboh venue yang diisi ribuan orang. Penonton dari depan hingga belakang tidak berhenti bernyanyi bersama.
Memasuki penghujung waktu tampil, Efek Rumah Kaca membawakan dua superhits mereka yakni Desember, serta Sebelah Mata. Nyanyian massal mengiringi dua lagu ini saat dimainkan.
"Kalau belum puas nonton Efek Rumah Kaca, kami akan tampil di Depok minggu depan," ucap Cholil Mahmud sebagai salam penutup perjumpaan tadi malam.
Seperti diketahui, Efek Rumah Kaca memang tengah menjadwalkan tampil di sejumlah panggung di tanah air. Gunanya yakni untuk mengumpulkan dana. Mereka membutuhkan biaya cukup besar untuk tampil di festival seni kreatif dan teknologi terbesar dunia, yakni South by Southwet (SXSW) 2018, di Amerika Serikat pada Maret mendatang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
