
Bekisting Pier Head Proyek Tol Becakayu yang ambruk, Selasa (20/2) pagi
JawaPos.com - Bekisting pier head (tiang penyangga) proyek Jalan Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) ambruk Selasa (20/2) dini hari. Tercatat sebanyak tujuh orang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Menanggapi hal itu, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai, proyek-proyek infrastruktur yang dibangun pemerintah terlalu tergesa-gesa. Dirinya bahkan mengibaratkan proyek tersebut seperti sopir angkot yang sedang kejar setoran.
Pasalnya, kecelakaan pada proyek infrastruktur tidak hanya terjadi kali ini saja. Setidaknya, ada 13 kecelakaan kerja yang terkait pembangunan konstruksi sepanjang beberapa bulan terakhir. Proyek-proyek yang dibangun BUMN Karya kerap terjadi kecelakaan.
"Percepatan pembangunan proyek infrastruktur tampaknya dikerjakan seperti sopir angkot mengejar setoran. Yang penting pekerjaan selesai, tanpa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpangnya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (20/2).
"Terakhir, tadi pagi jam empat pagi girder Tol Becakayu roboh, dengan menelan beberapa korban (masih kritis). Kecelakaan konstruksi terhadap proyek infrastruktur yang terjadi secara beruntun, dengan puluhan korban melayang, membuktikan hal itu," sambungnya.
Menurutnya, maraknya kecelakaan konstruksi terjadi karena pemerintah melakukannya tidak secara matang. "Ini membuktikan proyek konstruksi tersebut tidak direncanakan dengan matang dan atau pengawasan yang ketat dan konsisten," tuturnya.
Atas dasar itu, pihaknya mendesak pemerintah agar membentuk tim khusus yang bertugas untuk menginvestigasi lebih dalam kecelakaan proyek milik pemerintah.
"Tim investigasi dimaksud sangat urgent khusus untuk mengaudit ulang terhadap proyek infrastruktur yang sedang berjalan. Jangan sampai proyek infrastruktur tersebut mengalami kegagalan konstruksi berulang saat digunakan konsumen. Kita bisa bayangkan, korban masal akan terjadi jika kecelakaan konstruksi tersebut terjadi saat digunakan konsumen," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
