
KH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB)
JawaPos.com - Joko Widodo disarankan segera menjadikan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi sebagai pendampingnya pada Pilpres 2019 nanti. Hal tersebut dinilai efektif untuk mengembalikan suara umat Islam dan meng-counter isu-isu SARA.
Pendapat tersebut dikemukakan oleh analis politik yang juga Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago kepada Kantor Berita Politik RMOL (Jawa Pos Group), Jumat (16/2).
"Kombinasi (Jokowi-TGB) yang ideal, nasionalis dengan santri atau ulama," kata Ipang sapaan akrab Pangi.
Ipang mengatakan, Jokowi tidak memiliki waktu banyak, harus segera memutuskan figur cawapres. Sebab dalam waktu enam bulan bukan waktu yang panjang.
Jika pada akhirnya, sambung Pangi, mantan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berpasangan dengan TGB, hal itu menjadi ancaman serius bagi Jokowi.
"Jokowi dapat lawan tanding yang sebanding," ujar Ipang.
Oleh karena itu, ia menyarankan sebelum TGB dipinang oleh capres, sebaiknya Jokowi memgambil lebih dulu gubernur dua periode dan ulama sarat prestasi itu.
"TGB dan Jokowi punya ceruk segmen pemilih yang irisannnya berbeda satu sama lain," tutup Ipang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
