Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Februari 2018 | 04.45 WIB

70 Persen Kematian Ibu Hamil Dapat Dicegah

Peneliti memaparkan hasil penelitian implementasi safe childbirth World Health Organization (WHO) di Banda Aceh. - Image

Peneliti memaparkan hasil penelitian implementasi safe childbirth World Health Organization (WHO) di Banda Aceh.

JawaPos.com - Selama ini, angka kematian wanita saat melahirkan masih terbilang tinggi. Namun, hal itu dapat diminimalisir dengan adanya penelitian terbaru. Penelitian terbaru itu, mengklaim, sebesar 70 persen angka kematian ibu hamil dapat dicegah saat menjalani persalinan.


Hal ini terungkap, ketika University of Gottingen Jerman dan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) meneliti dampak implementasi safe childbirth World Health Organization (WHO), terhadap kualitas pelayanan dan persalinan pada fasilitas kesehatan umum di Provisi Aceh.


“Sebenarnya hampir 70 persen angka kematian ibu dapat dicegah. Untuk itu, kita mencoba mengedukasi masyarakat dan petugas kesehatan agar lebih cepat mendeteksi. Sehingga, dapat menekan angka kematian ibu dan bayi,” kata Maternal Health Expert Dr. dr. Mohd. Andalas, Sp.OG di Banda Aceh, Rabu (14/2).


Andalas mengatakan, pihaknya pun sudah melakukan penelitian di sejumlah Rumah Sakit dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) selama enam bulan. Penelitian itu, terhitung sejak November 2016 hingga Mei 2017 lalu.


"Tujuannya, untuk mencegah komplikasi kehamilan dan persalinan sekaligus menekan jumlah kematian ibu dan anak. Selain itu, juga mengajak para tenaga medis untuk menerapkan cara persalinan yang aman sesuai instruksi WHO,” kata dia.


Dia menyebutkan, pada penelitian itu, dilibatkan sebanyak lima peneliti Unsyiah dan tiga peneliti University of Gottingen Jerman. Selain itu, juga melibatkan 100 bidan dan tenaga kesehatan dari tiga daerah yakni Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, dan Kabupaten Bireuen.


“Berharap agar hasil penelitian ini menjadi bahan rujukan bagi Pemerintah Aceh,” imbuhnya.


Sementara itu, Prof Voilmer dari Univesity of Gottingen, menambahkan, sebaiknya para ibu hamil melahirkan dan bersalin di rumah sakit. Karena, pelayanan kesehatan rumah sakit dianggap dan dinilai lebih akurat dan professional.


Hasil penelitian yang telah dilakukan selama ini pun diapresiasi Wakil Rektor Unsyiah Hizir. Apalagi, Aceh sudah terpilih sebagai provinsi pertama di Indonesia sebagai objek penelitian yang menggunakan metode dari WHO.


“Unsyiah siap untuk membantu dan melakukan pendampingan bagi daerah lain di Indonesia yang ingin melakukan penelitian serupa,” tutupnya.

Editor: Budi Warsito
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore