Jumat, 23 Feb 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Sepakbola Indonesia

JDT Punya Skuad Lebih Mahal Ketimbang Persija

| editor : 

Johor Darul Ta'zim, Persija Jakarta, JDT, Piala AFC, AFC Cup,

Skuad JDT musim ini dihuni 26 pemain dengan total market value (nilai jual pasaran) mencapai EUR 5,45 juta (sekitar Rp 91,7 miliar). (Twitter @officialjohor)

JawaPos.com - Persija Jakarta akan melakoni laga pertama di Piala AFC melawan wakil Malaysia, Johor Darul Ta'zim (JDT) pada Rabu (14/2) malam). Dalam hal perbandingan skuad, ternyata JDT memiliki amunisi yang lebih mahal ketimbang Persija.

Hal itu tercermin dari data yang dimuat situs Transfermarkt. Skuad JDT musim ini dihuni 26 pemain dengan total market value (nilai jual pasaran) mencapai EUR 5,45 juta (sekitar Rp 91,7 miliar). Gelandang sayap asal Argentina, Jorge Pereyra Diaz, menjadi pemain termahal dengan market value EUR 1 juta (Rp 16 miliar).

Perbandingan nilai jual pemain JDT di setiap lini pun cukup merata. Lini tengah memiliki nilai jual tertinggi, yakni EUR 2,4 juta, disusul lini depan (EUR 1,58 juta), belakang (EUR 1,23 juta), dan kiper (EUR 250 ribu).

Johor Darul Ta'zim, Persija Jakarta, JDT, Piala AFC, AFC Cup,

Persija, yang berdasarkan catatan Transfermarkt, hanya memiliki total market value EUR 3,73 juta (sekitar Rp 62,8 miliar). (Twitter @persija_jkt)

Bandingkan dengan Persija, yang berdasarkan catatan Transfermarkt, hanya memiliki total market value EUR 3,73 juta (sekitar Rp 62,8 miliar). Lini belakang dan depan Persija menjadi yang termewah, dengan masing-masing market value sebesar EUR 1,4 juta dan EUR 1,15 juta. Sementara, lini tengah Persija hanya senilai EUR 975 ribu dan kiper EUR 200 ribu.

Bahkan, di antara para penggawa Persija, tak ada yang memiliki nilai jual pasaran mencapai angka jutaan. Pemain termahal Persija adalah bek asal Brasil, Jaimerson Da Silva Xavier, dengan nilai jual sebesar EUR 700 ribu (sekitar Rp 11,7 miliar).

Bagaimana dengan Marko Simic, bomber anyar Persija yang saat ini menjadi top skorer sementara PIala Presiden 2018? Ternyata dalam data Transfermarkt, penyerang berpaspor Kroasia itu cuma memiliki nilai jual pasaran EUR 200 ribu (Rp 3,3 miliar). Nilai tersebut tak terpaut jauh dari beberapa pemain lokal seperti Riko Simanjuntak atau Andritany Ardhiyasa, yang berharga EUR 125 ribu (Rp 2,1 miliar).

Tak cuma dari segi nilai jual, JDT pun unggul dalam hal rataan usia skuad. Musim ini, skuad JDT adalah 27,4 tahun, masih lebih muda ketimbang Persija dengan 28,4 tahun. Hal itu tentu tak lepas dengan keberadaan tiga pemain Persija yang sudah berumur di atas 35 tahun, yakni Ismed Sofyan (38 tahun), Bambang Pamungkas (37 tahun), dan Maman Abdurrahman (35 tahun).

Bandingkan dengan JDT, yang hanya memiliki satu pemain dengan usia di atas 35 tahun, yakni striker asal Argentina, Luciano Figueroa (36 tahun).

Namun, apakah fakta-fakta itu membuat Persija lebih inferior ketimbang JDT? Jawabannya bisa tergambar dari pertemuan pertama kedua tim di Johor pada malam nanti sekitar pukul 19:45 WIB.

(ira/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP