
Skuad JDT musim ini dihuni 26 pemain dengan total market value (nilai jual pasaran) mencapai EUR 5,45 juta (sekitar Rp 91,7 miliar).
JawaPos.com - Persija Jakarta akan melakoni laga pertama di Piala AFC melawan wakil Malaysia, Johor Darul Ta'zim (JDT) pada Rabu (14/2) malam). Dalam hal perbandingan skuad, ternyata JDT memiliki amunisi yang lebih mahal ketimbang Persija.
Hal itu tercermin dari data yang dimuat situs Transfermarkt. Skuad JDT musim ini dihuni 26 pemain dengan total market value (nilai jual pasaran) mencapai EUR 5,45 juta (sekitar Rp 91,7 miliar). Gelandang sayap asal Argentina, Jorge Pereyra Diaz, menjadi pemain termahal dengan market value EUR 1 juta (Rp 16 miliar).
Perbandingan nilai jual pemain JDT di setiap lini pun cukup merata. Lini tengah memiliki nilai jual tertinggi, yakni EUR 2,4 juta, disusul lini depan (EUR 1,58 juta), belakang (EUR 1,23 juta), dan kiper (EUR 250 ribu).
Bandingkan dengan Persija, yang berdasarkan catatan Transfermarkt, hanya memiliki total market value EUR 3,73 juta (sekitar Rp 62,8 miliar). Lini belakang dan depan Persija menjadi yang termewah, dengan masing-masing market value sebesar EUR 1,4 juta dan EUR 1,15 juta. Sementara, lini tengah Persija hanya senilai EUR 975 ribu dan kiper EUR 200 ribu.
Bahkan, di antara para penggawa Persija, tak ada yang memiliki nilai jual pasaran mencapai angka jutaan. Pemain termahal Persija adalah bek asal Brasil, Jaimerson Da Silva Xavier, dengan nilai jual sebesar EUR 700 ribu (sekitar Rp 11,7 miliar).
Bagaimana dengan Marko Simic, bomber anyar Persija yang saat ini menjadi top skorer sementara PIala Presiden 2018? Ternyata dalam data Transfermarkt, penyerang berpaspor Kroasia itu cuma memiliki nilai jual pasaran EUR 200 ribu (Rp 3,3 miliar). Nilai tersebut tak terpaut jauh dari beberapa pemain lokal seperti Riko Simanjuntak atau Andritany Ardhiyasa, yang berharga EUR 125 ribu (Rp 2,1 miliar).
Tak cuma dari segi nilai jual, JDT pun unggul dalam hal rataan usia skuad. Musim ini, skuad JDT adalah 27,4 tahun, masih lebih muda ketimbang Persija dengan 28,4 tahun. Hal itu tentu tak lepas dengan keberadaan tiga pemain Persija yang sudah berumur di atas 35 tahun, yakni Ismed Sofyan (38 tahun), Bambang Pamungkas (37 tahun), dan Maman Abdurrahman (35 tahun).
Bandingkan dengan JDT, yang hanya memiliki satu pemain dengan usia di atas 35 tahun, yakni striker asal Argentina, Luciano Figueroa (36 tahun).
Namun, apakah fakta-fakta itu membuat Persija lebih inferior ketimbang JDT? Jawabannya bisa tergambar dari pertemuan pertama kedua tim di Johor pada malam nanti sekitar pukul 19:45 WIB.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
