Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Februari 2018 | 02.10 WIB

PKS: Indonesia Darurat LGBT, Miras dan Narkoba

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini. - Image

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini.

JawaPos.com - Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini berharap, seluruh rakyat menyadari bahwa Indonesia ini darurat perilaku Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT), bahaya minuman keras (Miras) dan Narkoba.


Kondisi maraknya LGBT, miras dan narkoba itu, menurut Jazuli sudah banyak dipaparkan lewat ata-data valid hasil penelitian para peneliti, akademisi dan aktivis kemanusiaan. Tentunya itu sungguh sangat menyedihkan.


“Ini sudah menjadi ancaman serius bagi ketahanan bangsa, ideologi, identitas dan karakter bangsa khususnya nilai-nilai agama dan kemanusiaan," kata Jazuli saat membuka diskusi bertema, Indonesia Darurat LGBT dan Miras di Gedung DPR, Senayan, Senin (12/2).


Dalam acara ini hadir sebagai narasumber yakni Menhan RI Ryamizard Ryacudu, Anggota Panja Revisi UU KUHP Soenmandjaja, Ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas, dan Sosiolog Musni Umar.


Jazuli juga mengungkapkan, diskusi ini diselenggarakan untuk kembali menegaskan sikap tegas Fraksi PKS yang menolak perilaku LGBT dan penjualan miras secara bebas.


"Fraksi PKS serius mengawal agar perilaku LGBT dan peredaran bebas miras menjadi objek terlarang dalam undang-undang. Pelarangan perilaku LGBT melalui revisi UU KUHP, sementara miras melalui RUU Pelarangan Minuman Beralkohol," ujar Jazuli.


Anggota Komisi I ini mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan permasalahan LGBT dan miras sebagai tanggung jawab moral bersama sebagai warga negara.


"Kita bangsa yang berketuhanan dan beradab sesuai adat ketimuran. LGBT dan miras jelas bukan budaya kita, bukan Indonesia banget,” ujarnya.


Karena itu, lanjut Jazuli, salah satu cara efektif untuk mencegah perilaku yang merusak itu berkembang luas dan merusak generasi bangsa adalah dengan melarangnya secara tegas dalam undang-undang.


Meski demikian, Fraksi PKS pada saat yang sama juga mendorong dan mendesak Pemerintah bekerja sama dengan lembaga-lembaga sosial dan lembaga keagamaan untuk secara masif merangkul, merehabilitasi dan menyembuhkan setiap warga negara dengan perilaku LGBT dan ketergantungan miras dan narkoba.


"Mereka adalah saudara kita, anak-anak kita, dan bagian dari generasi bangsa yang harus mendapatkan perhatian dan pelayanan untuk sembuh dan direhabilitasi. Kita yakin perilaku LGBT serta kecanduan atau ketergantungan pada miras dan narkoba bisa disembuhkan," pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore