
PLH Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jatim Muflihul Hadi (baju batik) saat membuka Posko Pengaduan Korban Travel Haji dan Umroh di Surabaya, Jumat (9/2).
JawaPos.com - Ombudsman RI Perwakilan Jawa Timur (Jatim) bekerja sama dengan Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen membuka Posko Pengaduan Korban Travel Haji dan Umroh.
Ada dua posko yang dibuka. Posko pertama di Jalan Ngagel Timur 56, Surabaya. Kemudian posko kedua di Kantor YLPK, Gedung Astranawa lantai III, Jalan Gayungsari Timur 35, Surabaya. Posko akan dibuka hingga 28 Februari.
Selain bisa melapor langsung ke dua posko, masyarakat juga bisa mengadukan melalui telepon dan WhatsApp di nomor 08151501500. Nomor tersebut melayani pengaduan selama 24 jam.
Secara umum, Ombudsman menganalisa beberapa penyebab munculnya biro-biro umroh dan haji yang bermasalah. Faktor pertama disebabkan kemudahan perizinan travel umroh tanpa ada regulasi yang ketat. "Akhirnya keberadaan travel ini semakin menjamur," papar PLH Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jatim Muflihul Hadi, Jumat (9/2).
Faktor kedua adalah Kementerian Agama (Kemenag) sebagai regulator hanya sebatas sebagai penyusun regulasi. Ombudsman menilai Kemenag tidak memperkuat kelembagaan untuk melakukan pengawasan dan penindakan terhadap operator-operator umroh yang bermasalah.
Dengan pendirian posko, Ombudsman akan merespon pengaduan yang masuk apabila masyarakat tidak diberangkatkan sesuai dengan janji yabg diberikan operator. "Kami berada pada tataran meminta klarifikasi kepada Kemenag terkait perizinan travel yang diadukan. Kalau travel itu berizin, kami merekomendasikan untuk mencabutnya. Tapi kalau tidak berizin, kami arahkan pelapor ke kepolisian serta tetap kami awasi prosesnya," sebut Hadi.
Sedangkan YLPK akan mengadvokasi konsumen hingga memastikan pengembalian kerugian dari travel yang bersangkutan. "Laporan yang masuk ke kami juga akan kami sampaikan ke Ombudsman pusat," lanjutnya.
Hadi berharap masyarakat berani melapor jika diberi janji palsu oleh biro-biro travel dan umroh. Dia mengimbau agar masyarakat cermat saat memilih travel untuk berangkat ke tanah suci. "Harus dijelaskan dari awal, kapan dia berangkat, biayanya berapa, fasilitasnya apa. Harus klir di sana," tegas Hadi.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
