
Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P Sirait bersama Alum Langone Avalos dan ayahnya sesaat setelah ditemukan kepolisian.
JawaPos.com - Pelarian Jorge Langone bersama putrinya, Alum Langone Avalos dan kekasihnya Candela Soledad Gutierrez ke Indonesia menyisakan cerita menyedihkan. Dia kehabisan uang ketika menginjakkan kaki di Tana Toraja, Sulawesi Selatan.
"Memang (saat ditemukan mereka) tidak ada uangnya," ujar Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P Sirait saat bercerita kepada JawaPos.com melalui sambungan telepon, Kamis (8/2).
Diketahui, Jorge, Alum, dan Candela, ditemukan Polres Toraja di Toraja Utara, Sulawesi Selatan pada Selasa (6/2). Mereka, kala itu sedang makan bersama warga Kesu, Toraja Utara.
Julianto melanjutkan, untuk mencapai lokasi tersebut, Jorge katanya mengaku banyak berjalan kaki dari Makassar. "Dia tempuh delapan hari. Jaraknya hampir 500 kilo. Di beberapa kabupaten dia lewat, itu dia jalan kaki," ujarnya mengulas perbincangan dengan Jorge saat ditemukan.
Terkadang, warga Argentina itu, katanya, menyetop kendaraan jika sudah lelah berjalan kaki. Sesekali, dia ditawari untuk beristirahat oleh warga sekitar. Sampai di Kabupaten Enrekang, Jorge ditawarkan bantuan oleh warga.
"Sudah naik mobil saya, nanti saya antar menginap di rumah saya," kata Julianto menirukan ucapan warga.
Nah, saat menginap di rumah warga Toraja Utara itu lah, Jorge katanya baru sadar dia tengah diburu interpol yang meminta bantuan Kepolisian Indonesia.
"Pas nginap hari pertama itu dia langsung tau ada viral, anaknya dicari-cari," ucap Julianto.
Karena perkembangan teknologi melalui media sosial, masyarakat di sana pun akhirnya melapor ke Polres Toraja bahwa ada buron di kampungnya. Namun, saat itu, warga tidak menyinggung kepada Jorge, anaknya, dan Candela bahwa mereka tengah dalam pencarian.
Warga pun mengirim foto Jorge dan keluarganya itu ke pihak Kepolisian. "Eh benar (Jorge), kita datang," tukas Julianto.
Sekadar informasi, Alum ditemukan bersama ayahnya Jorge dan seorang wanita bernama Candela Soledad Gutierrez di sebuah rumah makan di Toraja Utara, Selasa (6/2).
Saat dihampiri pihak kepolisian, sang ayah, Jorge bersikap kooperatif dengan mengakui dia dan anaknyalah yang dicari-cari. Mereka pun langsung diboyong ke Makassar untuk diserahkan ke Konsulat Jenderal Argentina dan diteruskan ke Jakarta.
Hampir delapan bulan Elizabeth Avalos mencari putrinya, Alum Langone Avalos. Warga negara Argentina itu terpisah dari putrinya yang baru berumur 7 tahun tersebut sejak 5 Juni 2017. Elizabeth, 27, mendapatkan informasi yang bisa dipercaya bahwa putri kesayangannya itu kini berada di Indonesia.
Dia menceritakan bahwa putrinya dibawa mantan suaminya, Jorge Langone, 41, yang juga berkebangsaan Argentina. Elizabeth dan Jorge sudah bercerai. Hak asuh anak diberikan oleh pengadilan kepada Elizabeth.
Jorge membawa Alum bersama seorang perempuan yang bernama Candela Soledad Gutierrez, 35. Akhirnya, Elizabeth melapor ke Kepolisian Argentina.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
