Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 Februari 2018 | 06.57 WIB

Lebih Sadis dari Kasus Kiai, Ustad Prawoto Dilinggis Sampai Meninggal

Nyawa Ustad Prawoto tidak tertolong setelah dianiaya oleh pelaku dengan menggunakan linggis. - Image

Nyawa Ustad Prawoto tidak tertolong setelah dianiaya oleh pelaku dengan menggunakan linggis.

JawaPos.com – Kasus penganiayaan terhadap tokoh Islam terus terulang. Setelah KH Umar Basri yang dianiaya di dalam masjid, kini kejadian serupa menimpa Ustad Prawoto. Lebih parah, nyawa Ustad Prawoto tidak tertolong setelah dianiaya oleh pelaku dengan menggunakan linggis.


Peristiwa tersebut terjadi Kamis pagi (1/2). Pelaku penganiayaan tidak lama langsung dibekuk polisi. Namun, pelaku juga terindikasi mengalami gangguan jiwa. Persis seperti yang menimpa KH Umar Basri di Ponpes Al Hidayah Cicalengka Kabupaten Bandung, Sabtu (27/1) lalu.


Informasi yang berhasil dihimpun, pelaku berinisial AM. Pelaku menganiaya Ustad Prawoto dengan menggunakan linggis. Ustad Persatuan Islam (Persis) itu dilinggis di bagian kepala. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tak tertolong.


“Keluarga Besar PW Persis Jabar & Otonom (Peristri, Pemuda, Pemudi, Hima dan Himi), Takziyah atas meninggalnya H.R Prawoto, S.E, mudah-mudahan Allahuyarham tempatkan di Syurga-Nya. Jenazah akan dimakamkan di Burujul, Kabupaten Bandung. (Bidgar Kominfo PW Persia Jabar),” demikian pernyataan PW Persis di laman Facebook, Kamis (1/2).


Ketua Persis Irfan Safrudin membenarkan kabar meninggalnya Ustad Prawoto. Irfan mengatakan, korban telah disemayamkan di rumah duka di Blok Sawah, Cigondewah Kidul, Kecamatan Bandung Kidul, Bandung.


“Betul beliau meninggal. Beliau akan langsung dimakamkan malam ini juga di Taman Kopo Indah, Burujul, Kabupaten Bandung,” ucap Irfan dilansir Pojoksatu (Jawa Pos Group).


Sebelumnya, pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah, Cicalengka, Bandung, KH Umar Basri sdianiaya di dalam masjid usai shalat Subuh. Korban sempat pingsan. Beruntung nyawanya bisa diselamatkan setelah mendapat perawatan intensif di rumah sakit.


Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto menyatakan, pelaku telah ditangkap dan ditahan di Rutan Mapolda Jawa Barat guna proses pemeriksaan lebih lanjut.


“Motif pelaku karena suka-suka, diduga pelaku mengalami gangguan jiwa,” ucap Irjen Agung, Minggu (28/1).

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore