Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Januari 2018 | 23.50 WIB

Keluarga Dera Tak Hadiri Proses Rekonstruksi

BUANG JASAD: ersangka Beki Efrianto alias KY memperagakan membuang mayat korban di kawasan Waduk Cengklik, Boyolali, Jateng, Selasa (30/1) - Image

BUANG JASAD: ersangka Beki Efrianto alias KY memperagakan membuang mayat korban di kawasan Waduk Cengklik, Boyolali, Jateng, Selasa (30/1)


JawaPos.com - Keluarga korban pembunuhan, Dera Dewanti Dirgahayu tidak terlihat hadir dalam pelaksanaan rekonstruksi, Selasa (30/1). Sebelumnya, keluarga Dera selalu hadir saat Polres melakukan gelar kasus pembunuhan dengan tersangka, Beki Efrianto alias KY, 21.


Kasatreskrim Polres Boyolali, AKP Willy Budiyanto mengatakan, bahwa ketidakhadiran pihak keluarga bukan karena adanya larangan dari pihak kepolisian, ataupun demi alasan keamanan. Tetapi hal itu sepenuhnya dari pihak keluarga. 


"Kami tidak melarang, kalau mereka mau hadir silakan kalau tidak hadir ya tetap berjalan (rekonstruksi)," terang Willy saat ditemui JawaPos.com di sela-sela rekonstruksi, Selasa (30/1).


Sementara pihak yang hadir dalam rekonstruksi tersebut adalah dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Boyolali dan juga pengacara tersangka. Kehadiran kedua pihak ini, kata Willy untuk memastikan kejadian sebenarnya di lokasi.


"Ini untuk menyamakan persepsi dan memastikan kejadian tersebut seperti apa yang sebenarnya," katanya.


Sementara itu, adik korban, Sifa, 35 kepada JawaPos.com mengatakan, bahwa sebenarnya pihaknya ingin hadir dalam rekonstruksi. Hanya saja, pihak keluarga tidak mendapatkan informasi dari pihak kepolisian.


"Kami ingin terus mengawal kasus ini, tapi tadi kami sampai di Mapolres dan rekonstruksi sudah selesai. Kami juga tidak tahu kalau ada rekonstruksi karena tidak ada pemberitahuan dari kepolisian," kata Sifa. 


Untuk diketahui, proses rekonstruksi berjalan lancar selama lebih kurang dua jam. Rekonstruksi dilakukan di dua lokasi. Yakni di rumah korban dan di lokasi pembuangan.


Saat rekonstruksi berlangsung di dua lokasi tersebut dipenuhi warga. Mereka penasaran terhadap pelaku yang tega menghabisi nyawa korban dan membuangnya di pinggir sawah. Saat memperagakan setiap adegan pelaku melakukannya dengan terpincang-pincang. Karena satu kaki tersangka ditembak.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore