Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Januari 2018 | 08.55 WIB

Gembong: Jokowi-Ahok Tidak Ada Kontrak Politik Dengan Tukang Becak

Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno. - Image

Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.

JawaPos.com - Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno menyebut wacana kebijakan mengoperasikan kembali becak di ibu kota untuk menuntaskan janji politik pemerintahan sebelumnya yaitu Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama.


Namun, janji politik yang disebutkan pria yang disapa Sandi itu langsung dibantah oleh Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono. Dia mengatakan pernyataan Sandi hanya sebagai pengalihan ketika kebijakannya bersama Gubernur DKI Jakarta menjadi polemik di permukaan.


Pemerintahan era Jokowi dan Ahok, kata dia, tidak pernah mempunyai kontrak politik untuk menghidupkan kembali angkutang tradisional becak di Jakarta.


"Itu kan Anies hanya sekedar mengalihkan persoalan saja ketika kebijakannya sudah menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat, dia melemparkan bahwa ini adalah programnya Jokowi-Ahok ketika Pilkada 2012, itu hanya untuk mengalihkan aja, engga ada (kontrak politik) itu," kata Gembong saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (19/1).


Menurut dia jika memang benar adanya kontrak politik Jokowi-Ahok mengenai pelegalan angkutan becak di Jakarta, maka PDIP akan melakukan hal yang sama yaitu dengan mengkritik kebijakan tersebut. Terlebih lagi kata Gembong, dengan keadaan situasi Jakarta yang semerawut seperti saat ini.


Dipastikannya PDIP akan mengkritisi kebijakan itu meski Jokowi-Ahok adalah calon yang diusung partai belogo banteng itu.


"Ya Fraksi PDIP melihat situasi dan kondisi kota Jakarta yang sudah semerawut seperti ini, ya pasti akan kita kritisi juga. Atinya kalau memang benar itu janjinya pak Jokowi-Ahok, apakah kebijakan seperti itu PDIP perjuangan tidak mengkritik? Pasti mengkritik juga. Jadi bukan persoalan itu juga, kalau toh itu betul menjadi janji politiknya Jokowi-Ahok," ungkapnya.


Pria berbadan kecil ini membantah adanya janji politik Jokowi-Ahok seperti yang dikatakan Sandiaga. Padahal, menurutnya Anies dan Sandiaga lah yang telah mengacak-acak program pemerintah sebelumnya meski program tersebut baik.


"Engga ada, engga pernah mendengarkan janji pak Jokowi-Ahok ketika kampanye untuk mengembalikan becak di Jakarta,
Tetapi justru program-program yang baik yang sudah didahului oleh pemerintah sebelumnya ini semua akan diacak-acak, engga bener juga kalau seperti itu," pungkasnya.


Oleh sebab itu dia berpesan untuk Anies dan Sandiaga agar tidak melemparkan persoalan pada pemerintah sebelumnya. Lantaran dia menilai, hal itu tidak akan menyelesaikan masalah dan hanya menimbulkan permasalah baru.


"Jadi Pak Anies-Sandi jangan persoalan ketika sudah menjadi polemik di masyarakat. Dikembalikan pada 'ini kan melanjutkan pemerintah sebelumnya', jangan seperti itu," tandasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore