
Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.
JawaPos.com - Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno menyebut wacana kebijakan mengoperasikan kembali becak di ibu kota untuk menuntaskan janji politik pemerintahan sebelumnya yaitu Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama.
Namun, janji politik yang disebutkan pria yang disapa Sandi itu langsung dibantah oleh Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono. Dia mengatakan pernyataan Sandi hanya sebagai pengalihan ketika kebijakannya bersama Gubernur DKI Jakarta menjadi polemik di permukaan.
Pemerintahan era Jokowi dan Ahok, kata dia, tidak pernah mempunyai kontrak politik untuk menghidupkan kembali angkutang tradisional becak di Jakarta.
"Itu kan Anies hanya sekedar mengalihkan persoalan saja ketika kebijakannya sudah menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat, dia melemparkan bahwa ini adalah programnya Jokowi-Ahok ketika Pilkada 2012, itu hanya untuk mengalihkan aja, engga ada (kontrak politik) itu," kata Gembong saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (19/1).
Menurut dia jika memang benar adanya kontrak politik Jokowi-Ahok mengenai pelegalan angkutan becak di Jakarta, maka PDIP akan melakukan hal yang sama yaitu dengan mengkritik kebijakan tersebut. Terlebih lagi kata Gembong, dengan keadaan situasi Jakarta yang semerawut seperti saat ini.
Dipastikannya PDIP akan mengkritisi kebijakan itu meski Jokowi-Ahok adalah calon yang diusung partai belogo banteng itu.
"Ya Fraksi PDIP melihat situasi dan kondisi kota Jakarta yang sudah semerawut seperti ini, ya pasti akan kita kritisi juga. Atinya kalau memang benar itu janjinya pak Jokowi-Ahok, apakah kebijakan seperti itu PDIP perjuangan tidak mengkritik? Pasti mengkritik juga. Jadi bukan persoalan itu juga, kalau toh itu betul menjadi janji politiknya Jokowi-Ahok," ungkapnya.
Pria berbadan kecil ini membantah adanya janji politik Jokowi-Ahok seperti yang dikatakan Sandiaga. Padahal, menurutnya Anies dan Sandiaga lah yang telah mengacak-acak program pemerintah sebelumnya meski program tersebut baik.
"Engga ada, engga pernah mendengarkan janji pak Jokowi-Ahok ketika kampanye untuk mengembalikan becak di Jakarta,
Tetapi justru program-program yang baik yang sudah didahului oleh pemerintah sebelumnya ini semua akan diacak-acak, engga bener juga kalau seperti itu," pungkasnya.
Oleh sebab itu dia berpesan untuk Anies dan Sandiaga agar tidak melemparkan persoalan pada pemerintah sebelumnya. Lantaran dia menilai, hal itu tidak akan menyelesaikan masalah dan hanya menimbulkan permasalah baru.
"Jadi Pak Anies-Sandi jangan persoalan ketika sudah menjadi polemik di masyarakat. Dikembalikan pada 'ini kan melanjutkan pemerintah sebelumnya', jangan seperti itu," tandasnya.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
