Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Desember 2017 | 19.43 WIB

Ditinggal PAN dan PKS, Demokrat Galau Nyari Pasangan Deddy Mizwar?

Deddy Mizwar saat bersama Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan - Image

Deddy Mizwar saat bersama Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan

JawaPos.com - Partai Demokrat yang mengusung Deddy Mizwar di pemilihan gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) kini sendirian. Pasalnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) memilih angkat kaki dan bergabung dengan Gerindra mendukung Sudrajat-Syaikhu, di Pilgub Jawa Barat 2018 nanti.


Keputusan itu sekaligus menegaskan Deddy Mizwar kehilangan dukungan dari dua partai tersebut. Bahkan terancam jadi penonton di Pilgub Jabar. 


Menanggapi hal itu Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Hinca Panjaitan menghormati keputusan PKS dan PAN untuk meninggalkan Deddy Mizwar


“Dalam politik segala hal bisa terjadi. Tapi tenang, dinamika politik terus terjadi Demokrat hormati putusan itu," ujar Hinca saat dihubungi, Kamis (28/12).


Namun, mantan Sekjen Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) ‎juga menambahkan, pihaknya sangat optimis Deddy Mizwar bisa ikut dalam hajatan besar di Jabar itu. Pasalnya setelah ditinggal PKS dan PAN Partai Demokrat punya jurus pamungkas, dengan merayu partai lain untuk bisa berkoalisi.


"Tentu (Deddy Mizwar bisa maju di Pilgub Jawa Barat), dan tetap optimis," katanya.


Saat ini Partai Demokrat juga sudah menjalin komunikasi dengan Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Hal itu dilakukan untuk bisa bekerja sama menjadi koalisi di Pilgub Jawa Barat 2018 mendatang.


"Komunikasi terus berjalan dengan Golkar, PPP dan partai sahabat lainnya," pungkasnya.


Sebelumnya, Presiden PKS, Sohibul Iman mengatakan partainya sudah sepakat untuk berkoalisi dengan PAN dan Gerindra mengusung Mayjen TNI (Purn) Sudrat dan Ahmad Syaikhu.


"Hari ini disepakati mendukung pasangan Sudrajat-Syaiku," ujar Sohibul yang disambut tepuk tangan di DPP PKS, Simatupang, Jakarta, Rabu (27/12).


Diungkapkan Sohibul, setelah memutuskan mendukung Sudrajat pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan Majelis Tinggi Partai Demokrat Amir Syamsuddin.


Pembicaraan itu karena PKS tidak bisa bersama-sama bersama dengan Partai Demokrat untuk bisa berkoalisi di Pilgub Jawa Barat dengan mengusung Deddy Mizwar.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore