
Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil
JawaPos.com - Partai Golkar membuka peluang lagi mengusung Ridwan Kamil di Pilgub Jawa Barat. Namun calon yang dimajukan bukanlah Daniel Muttaqien melaikan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.
Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin mengatakan Partai Golkar sepertinya sudah terbuka matanya mengusung kembali Ridwan Kamil.
Sebab diungkapkan Ujang, bagaimanapun elektabilitas Ridwan Kamil lebih tinggi dari kader Partai Golkar Dedi Mulyadi.
"Iya bisa jadi begitu (Partai Golkar sudah sadar diri), karena Ridwan Kamil kemungkian besar menangnya ada," ujar Ujang kepada JawaPos.com, Sabtu (23/12).
Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini, apabila benar Dedi
Mulyadi menjadi pendamping Ridwan Kamil maka itu pasangannya yang bagus. Ridwan Kamil memiliki dukungan kuat berikut juga dengan Dedi Mulyadi.
"Ridwan Kamil ini mewakili dari selatan Jawa Barat, dan Dedi Mulyadi mewakili dari Purwakarta yang massanya banyak juga di Jalur Pantura," katanya.
Namun demikian saat ini yang menjadi persoalan bagi Partai Golkar adalah, merayu Dedi
Mulyadi bisa berdampingan dengan Ridwan Kamil di Jawa Barat. Pasalnya Partai Golkar juga tidak ingin kalah dalam perebutan posisi di Jawa Barat.
"Sekarang ini persoalannya apakah mau Dedi Mulyadi jadi wakilnya Ridwan Kamil, itu yang harus dipikirkan Golkar," pungkasnya.
Sebelumnya, Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar, Nusron Wahid mengatakan pihaknya masih mencoba tiga opsi terhadap Dedi Mulyadi. Namun yang jelas Bupati Purwakarta ini belum tentu dicalonkan menjadi calon gubernur (cagub).
Opsi pertama ungkap Nusron, Partai Golkar akan melakukan simulasi mencoba berkoalisi dengan Partai Demokrat, termasuk dengan Deddy Mizwar.
"Jadi ini gubernurnya siapa wakil gubernurnya siapa ini sedang dirundingkan," ujar Nusron di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (22/12).
Opsi kedua adalah, Partai Golkar akan melakukan simulasi berkoalisi dengan Partai
Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Namun koalisi tersebut ada satu persyaratan khusus.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
