
Gedung SMPN 32 di Jalan Pejagalan Raya nomor 51 RT 05/04, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (21/12) siang roboh
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan akan segera memeriksa dan melakukan audit, utamanya terhadap gedung sekolah yang memiliki cagar budaya.
Hal itu diperlukan guna menghindari kejadian serupa, seperti robohnya bangunan cagar budaya di SMPN 32, Tambora Jakarta Barat, Kamis (21/12).
"Jadi kami akan memeriksa semua gedung-gedung cagar budaya untuk memastikan tidak ada yang memiliki risiko pada keselamatan. Jadi tidak ada lagi pembiaran. Hanya karena ini cagar budaya, maka proses perbaikan, proses renovasi tidak dikerjakan," ujarnya di Monas, Jumat (22/12).
Pembiaran kondisi bangunan hanya karena bangunan tersebut adalah gedung cagar budaya menurutnya merupakan suatu yang tidak dapat dibenarkan. Namun, adanya pengelolaan yang berbeda antara status sebagai sekolah yang dikelola oleh Dinas Pendidikan dan cagar budaya yang dikelola Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menjadi masalah.
"Dua ini akan dipanggil semuanya dan saya minta pada mereka agar semua tempat diaudit dan semua yang ada risiko pada keselamatan langsung ditetapkan mitigasi, disiapkan jangan sampai terjadi apapun dan perbaikan harus segera dilakukan," terangnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Bowo Irianto menyebut gedung tua yang roboh dan mengenai tiga orang di SMPN 32 tersebut tidak pernah digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). Namun, sesekali dilakukan pertemuan di lantai satu gedung tersebut.
Dia menyampaikan bahwa saat kejadian, tiga korban yang tertimpa reruntuhan di antaranya satu guru luka-luka, satu pesuruh, dan dua tenaga kerja kontrak guru. "Kalau harus dirujuk akan didorong ke RS. Dari disdik karena tenaga kontrak maka koordinasi dengan BPJS kesehatan," sambung dia.
Sebagai langkah selanjutnya, pembersihan dilakukan pihak kecamatan dan Disparbud DKI Jakarta karena cagar budaya berada di bawah pengelolaan dan pengawasannya.
"Secara informal Pak Kadis (Kepala Disdik DKI Sopan Adrianto) sudah sounding-sounding-an juga dengan Disparbud. Tetapi ada secara resmi setelah kejadian ini. Sekarang ini kan lokasi sudah dipasang police line," pungkasnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
