Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Desember 2017 | 23.45 WIB

Begini Isi Pesan Kematian Jonghyun

Jonghyun - Image

Jonghyun

JawaPos.com - Ternyata personel K-Pop SHINee Jonghyun meninggalkan pesan terkahir untuk para penggemarnya sebelum ditemukan tewas di apartemennya di Gangnam, Seoul, Korea Selatan (Korsel), pada Senin (18/12) sore. Pesan terakhir itu disampaikan melalui teman dekatnya, Nine9 yang adalah personel Dear Cloud.


Nine9 mengaku awalnya sempat ragu untuk mengunggah pesan terakhir tersebut. Tetapi, akhirnya tetap diunggah sesuai permintaan dari Jonghyun.


"Hal ini (mengunggah pesan terkahir Jonghyun) adalah hal terakhir yang bisa kulakukan sebagai temannya," ungkap Nine9 sebagaimana dilansir Soompi.com.


Kemantaban hati untuk mengunggah pesan terakhir tersebut muncul setelah dia kembali dari upacara pemakaman Jonghyun. Di sana, melihat foto Jonghyun, dia merasa seperti sahabatnya tersebut akan kembali dan semua ini seolah hanya mimpi belaka.


Kemudian, dia teringat curhatannya dengan Jonghyun mengenai pemikiran gelap mereka. Perihal, pesan terakhir itu pun disampaikan kepada keluarga Jonghyun. Hingga akhirnya diizinkan untuk mengunggah pesan sang idola kepada para penggemarnya.


Namun, Jonghyun mengaku masih memiliki rasa takut karena telah mengunggah pesan terakhir tersebut. Meskipun, diyakininya pasti ada alasan mengapa sahabatnya itu mempercayakan pesan ini kepadanya.


"Paling tidak, sekarang aku berharap orang-orang akan tahu bahwa Jonghyun bukan satu-satunya. Dan bahwa dia telah melakukannya dengan baik. Bahwa dia telah melakukannya dengan sangat baik. Tolong katakan kepadanya bahwa kalian bersyukur bahwa dia telah menanganinya dengan baik," kata Nine9.


Berikut surat terakhir Jonghyun yang diunggah oleh Nine9:



Aku rusak di dalam. Depresi yang perlahan menggerogoti akhirnya melahapku. Aku tidak bisa mengatasinya. Aku membenci diriku sendiri. Aku memutuskan untuk berpegang pada kenangan dan meneriaki diri sendiri untuk sadar, tapi tidak ada jawaban. Jika tidak ada cara untuk meringankan nafas yang mencekik, sebaiknya berhenti saja.


Aku bertanya-tanya siapa yang bisa bertanggung jawab atas perbuatanku. Hanya kamu.


Aku benar-benar sendirian. Sangat mudah untuk mengatakan bahwa kalian akan mengakhiri banyak hal. Sulit untuk benar-benar mengakhiri banyak hal. Saya hidup dengan kesulitan ini sepanjang waktu. Kalian mengatakan kepadaku bahwa aku hanya ingin melarikan diri. Betul. Aku ingin kabur. Dariku. Darimu.


Kalian bertanya siapa yang ada di sana. Aku bilang itu aku. Aku bilang itu aku lagi. Dan aku bilang itu aku lagi.


Aku bertanya mengapa aku terus melupakan ingatanku. Kalian bilang itu karena kepribadianku. Aku mengerti. Aku mengerti bahwa segala sesuatunya adalah salahku pada akhirnya.


Aku berharap orang-orang akan memperhatikan, tapi tidak ada yang tahu. Kalian tidak pernah bertemu denganku jadi tentu saja kalian tidak akan tahu aku ada di sana.


Kalian bertanya mengapa saya meninggal? Hanya karena. Hanya karena. Semua orang hanya hidup hanya karena.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore