
(ki-ka) Fahrurrozi – Pengusaha Pangkas Rambut asal Lombok, Patrick Stevy Kaya – Motivator dari Ambon, Sulistioningsih - Pembudidaya Bawang Dayak asal Kalimantan Tengah, Titie Sadarini - Chief Executive of Coca-Cola Foundation Indonesia dan Reza Hasfinanda
JawaPos.com - Siapa bilang perpustakaan membosankan? Buktinya empat sosok masyarakat ini bisa sukses dan berdaya berkat perpustakaan. Mereka adalah Sulistioningsih dari Pangkalan Bun, Fahrurrozi dari Lombok Barat, dan Patrick Stevy Kaya dari Ambon serta Ade Chrisnadhi sahabat PerpuSeru.
Mereka tergabung dalam program PerpuSeru yang dilaksanakan Coca-Cola Foundation Indonesia dengan dukungan Bill dan Melinda Gates Foundation. PerpuSeru merupakan program yang mengembangkan perpustakaan umum menjadi pusat belajar masyarakat yang memberikan pelayanan berbasis teknologi informasi. Selama 2017, #1000CeritaPerpuSeru telah mengunjungi 58 perpustakaan daerah di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Lombok, Wakatobi hingga Ambon. Selama 1 tahun ini, dampak kehadiran PerpuSeru berada dalam 3 pilar human capital development yakni menciptakan entrepreneur, inovasi dan transformasi.
"Setidaknya 3 pilar dampak nyata yang sangat terlihat adalah menciptakan entrepreneur baru, inovasi hingga transformasi. Kami sangat senang melihat antusiasme dan perubahan dampak ekonomi sosial yang dialami masyarakat di PerpuSeru," kata Chief Executive Coca-Cola Foundation Indonesia Titie Sadarini, Sabtu (16/12).
PerpuSeru di 2018 akan lebih banyak hadir di berbagai daerah dan melibatkan sejumlah sahabat PerpuSeru. “Perjalanan PerpuSeru 2017 sangatlah menarik, dan akan kami teruskan hingga di 2018. Dengan mengajak lebih banyak pihak, mulai dari pemerintah, perusahaan swasta dan public figure, kami ingin terus menghidupkan semangat hadir, belajar dan berdaya di perpustakaan,” tambah Titie.
1. Sulistioningsih, 49 tahun, Pembudidaya Bawang Dayak
Sosoknya merupakan pembudidaya bawang dayak yang dapat digunakan sebagai obat herbal. Berawal dari penyakit diabetes yang dideritanya, beliau mencari infomasi seputar tanaman lokal apa yang bisa membantu menyembuhkan penyakitnya di perpustakaan di kota asalnya, yaitu kota Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Mulai dari cara memanam, mengonsumsi sebagai obat serta mengenal berbagai macam tanaman herbal berhasil dia temukan lewat membaca buku dan pencarian internet. Setelah dinyatakan sembuh, beliau kemudian terus menekuni mempelajari tanaman herbal dan akhirnya menjadikan peluang usaha di kotanya.
2. Fahrurrozi, 22 tahun, Pemilik Usaha Pangkas Rambut
Dia memberanikan diri membuka usaha pangkas rambut setelah mendapatkan ilmu dari YouTube dengan memanfaatkan layanan internet gratis yang disediakan perpustakaan Desa Sandik, Lombok Barat. Sekarang ia memiliki penghasilan Rp.100.000 hingga Rp. 200.000 per hari. Padahal sebelumnya Fahrurrozi hanya seorang anak terlantar.
3. Patrick Stevy Kaya, 39 tahun, Mantan Bandar Narkoba
Awalnya Patrick adalah seorang preman dan bandar narkoba. Setelah sempat merasakan tahanan di bui, Patrick diajak temannya untuk berkunjung ke Perpustakaan Daerah Ambon. Kini Patrick adalah seorang motivator yang membantu pecandu narkoba di kota Ambon untuk bisa berhenti.
4. Ade Chrisnadhi, pemilik akun instagram @Journesia
Dia mengangkat tentang cerita travel atau wisata di Indonesia. Explore-share-inspire adalah tiga hal yang ingin dilakukannya untuk Indonesia. Hal ini sejalan dengan keterlibatan di PerpuSeru.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
