Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Desember 2017 | 04.26 WIB

Dortmund Pecat Bosz dan Datangkan Pelatih yang Dilengserkan Koeln

Peter Stoeger (tengah) menjadi pelatih baru Borussia Dortmund - Image

Peter Stoeger (tengah) menjadi pelatih baru Borussia Dortmund

JawaPos.com - Pemecatan Peter Bosz dari jabatan pelatih Borussia Dortmund tak terelakkan. Sehari setelah Dortmund kalah 1-2 dari Werder Bremen, Bosz akhirnya resmi dilengserkan pada Minggu (10/12) sore waktu setempat. Eks juru racik AFC Ajax asal Belanda itu hanya bertahan sekitar 4 bulan atau 167 hari di Signal Iduna Park.

Hanya saja, yang cukup mengejutkan adalah putusan manajemen menunjuk Peter Stoeger sebagai pengganti. Pasalnya, pelatih asal Austria itu pada pekan lalu baru saja dipecat dari kursi pelatih FC Koeln lantaran dianggap gagal mengangkat performa klub pada musim ini. Koeln terpuruk di posisi buncit dengan hanya meraih 6 angka dari 15 laga.

Bosz sendiri sebenarnya sempat menjanjikan pada awal musim. Dia membawa Dortmund tak terkalahkan dalam 7 laga awal dengan torehan 6 kemenangan dan 1 seri. Namun, sejak spieltag 8, Dortmund seolah terjun bebas. Sejak saat itu hingga pekan 15 atau dalam 8 laga terakhir secara beruntun, Dortmund tak lagi meraih kemenangan.

Dortmund seolah dijauhi kemenangan dengan mencatat 5 kekalahan dan 3 hasil seri. Terakhir, di Signal Iduna Park, Pierre-Emerick Aubameyang cs kalah dari tim tamu Werder Bremen dengan skor 1-2.

Selain itu, di pentas Liga Champions, Dortmund juga gagal melaju ke babak selanjutnya. Dortmund harus puas berada di peringkat ketiga dan melanjutkan kiprah di Eropa lewat Liga Europa. Ironisnya, mereka hanya unggul selisih gol dari APOEL Nikosia. Selain itu, Dortmund tak pernah menang di fase grup dengan 4 kekalahan dan 2 seri.

Pemecatan Bosz rasanya wajar. Sudah tidak ada kepercayaan dari pemain terhadap Bosz. Tak ada perubahan dalam setiap laga dan itu terwujud belum lagi menuai kemenangan.

Terlepas dari itu, Dortmund bisa dibilang berjudi dengan mengontrak Stoeger. Dia baru saja dipecat Koeln. Meski begitu, Stoeger enggan membicarakan kiprahnya bersama Koeln. Dia hanya ingin maju bersama Dortmund.

"Kami akan bersama-sama untuk memecahkan masalah di Dortmund. Saya ingin membawa kenyamanan dan membuat motivasi para pemain kembali tinggi," sebut Stoeger seperti dilansir Twitter@BVB.

Stoeger sendiri pada musim lalu sebenarnya cukup mengejutkan dengan membawa Koeln ke peringkat 5 Bundesliga 1 dan lolos ke Liga Europa. Namun, pada musim ini, dia gagal mengulangi pencapaian manis pada musim lalu tersebut.

"Saya tidak merencanakan ini (melatih Dortmund). Semua berjalan sendiri dan mengalir seperti air. Terkait kontrakm saya tak butuh kontrak hingga 2020 dan saya tak akan berubah setelah 14 hari ke depan. Dalam enam bulan, saya hanya akan menunjukkan yang terbaik dan kita lihat saja pada akhir musim nanti," imbuh Stoeger yang memang dikontrak hanya sampai akhir musim ini.

Sementara itu, CEO Dortmund, Hans-Joachim Watzke, mengucapkan terima kasih kepda Bosz atas kerja kerasnya selama 167 hari. "Kami berpisah secara baik-baik dan kami berterima kasih kepada Bosz. Kini, kami akan menata lagi dan mencanangkan target setelah libur musim dingin," beber Watzke.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore