
Ilustrasi dekorasi rumah.
JawaPos.com - Memilih aksesoris atau hiasan dalam rumah tidak bisa dipisahkan tema asli sebuah rumah. Beberapa hal perlu diperhatikan supaya aksesoris tidak berlebihan dan menutupi elemen utama yang ingin ditonjolkan.
Desainer interior Citra Lorencia mengatakan, semua orang memang punya selera dan rencana sendiri atas rumahnya. Namun sebaiknya tetap menyesuaikan dengan proporsi ruangan. ''Maksudnya supaya tidak terlihat berlebihan,'' ucap Citra.
Idealnya, dalam satu ruangan terdapat satu elemen saja yang menonjol. Misalnya di ruang tamu, terdapat lukisan atau hiasan dinding yang dipajang. Maka hiasan dinding tersebut sudah menjadi elemen utama. Tidak perlu ditambah hiasan lain di sekitar dinding.
Sebagai elemen pendukung, boleh ditambah pot berisi tanaman di antara sofa. Untuk tanaman disarankan yang daunnya tidak lebat dan tingginya maksimal satu meter. ''Tidak apa ditambah vas bunga di coffee table tapi kecil saja,'' imbuh alumnus Universitas Kristen Petra tersebut.
Citra sendiri menyarankan seseorang tidak buru-buru membeli hiasan sebelum rumahnya jadi. Beberapa kliennya, buru-buru beli hiasan sebelum rumah jadi dan ternyata tidak cocok ketika diletakkan di dalam rumah.
Namun bila memang hobi beli hiasan, Citra menyarankan supaya menyimpannya di gudang lebih dulu. Hiasan dalam rumah, lanjutnya, bisa dilukir bergantian. Sehingga suasana rumah fresh dan penghuninya tidak bosan.
Sejatinya, pola yang disukai pemilik rumah bisa dimasukkan dalam motif bantal sofa. Jadi banyak cara untuk menyiasati selera pemilik rumah. Tidak harus memasukkan semua unsur dalam satu ruangan sehingga membuat rumah terlihat heavy. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
