Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Kedunya diprediksi kuat kembali bersaing pada Pilpres 2019
JawaPos.com - Perhelatan pemilihan presiden (Pilpres) 2019 diprediksi hanya diikuti dua pasangan saja. Sama seperti lima tahun sebelumnya, Joko Widodo berpeluang menghadapi Prabowo Subianto yang ketika itu berpasangan dengan Hatta Rajasa.
Hal tersebut mengacu pada hasil survei yang dilakukan Poltracking. Dari sigi yang dilakukan terhadap 2400 responden di 34 provinsi, nama Jokowi dan Prabowo berada di posisi teratas.
Elektabilitas Jokowi berada pada angka 41,5 persen disusul dengan Prabowo 18,2 persen. Nama-nama lain seperti Jusuf Kalla, Gatot Nurmantyo, hingga Hary Tanoesoedibjo tidak mencapai 1 persen.
Sementara pada pertanyaan semi terbuka di mana Poltracking memberikan 53 nama kandidat, presiden Jokowi mendapatkan angka 47,9 persen.
Sedangkan Prabowo 24,6 persen, dan nama-nama lain seperti Gatot Nurmantyo (2,2 persen), Agus Harimurti (2,1 persen), dan Anies Baswedan (1,6 persen).
Ketika dicoba diadu elektabilitas hanya lima nama di atas hasilnya Jokowi dan Prabowo tetap pada urutan dua teratas.
Dengan perolehan Jokowi 51,8 persen, dan Prabowo 20 persen. Kemudian Agus Harimurti 3,6 persen, Gatot Nurmantyo 3,2 persen, Anies Baswedan 2,8 persen, dan tidak menjawab 11,6 persen.
Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda mengatakan, nama-nama tersebut masih kemungkinan berubah.
"Potensi meningkatkan elektabilitas masih besar mengingat pelaksanaan pemilihan presiden masih lebih dari 1,5 tahun lagi," ujarnya dalam rilis survei nasional Poltracking di Hotel Sari Pan Pacifik, Jakarta, Minggu (26/11), dilansir RMOl (Jawa Pos Grup).
Sementara itu, jika nama Jokowi dan Prabowo diadu head to head maka perolehan suara keduanya cukup jauh. Nilai elektabilitas Jokowi berada pada 53,2 persen sedangkan Prabowo hanya 33,2 persen, dan yang tidak menjawab sebanyak 13,8 persen.
"Dari hasil tersebut menunjukkan calon presiden tahun 2019 nanti nampaknya cuma dua," ujar Hanta.
Ditambahkannya, hasil survei juga menunjukkan masyarakat memilih presiden berdasarkan kriteria lima sifat, seperti merakyat, jujur dan berintegritas, bijaksana, tegas, serta berpengalaman.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
