
Ilustrasi: BPJS Kesehatan
JawaPos.com - BPJS Kesehatan berencana tidak akan menanggung delapan penyakit yang selama ini dibiayai. Hal itu dikarenakan BPJS Kesehatan mengalami defisit mencapai Rp 9 triliun. Imbasnya, mereka melontarkan wacana cost-sharing untuk delapan penyakit kronis.
Menanggapi usulan itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Daulay meminta BPJS Kesehatan membuat simulasi pembiayaan dengan sistem cost-sharing seperti itu. Sebab, kebijakan seperti itu tetap akan berimplikasi pada aspek lain, termasuk kepesertaan dan pelayanan.
"Bisa jadi, dengan kebijakan itu orang mampu justru pindah ke asuransi swasta, dan kalaupun tetap di BPJS, tentu mereka menginginkan agar mendapatkan pelayanan yang berkualitas dan lebih baik," ujar Saleh kepada JawaPos.com, Minggu (26/11).
Anggota Komisi IX DPR itu menerangkan, simulasi pembiayaan dengan sistem cost sharing ini seperti berapa sebetulnya nilai penghematan yang didapat. Berapa persen bisa menutupi defisit. "Bagaimana cara yang akan ditempuh agar masyarakat yang mampu tetap mau menjadi peserta BPJS? Bagaimana cara BPJS kesehatan meningkatkan pelayanan bagi mereka yang membayar lebih ini, dan lain-lain?" katanya.
Komisi IX tentu tidak mau jika skema baru ini diterapkan tetapi tidak memiliki dampak. Bagaimanapun harus diakui bahwa BPJS Kesehatan sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama dari kalangan kurang mampu.
"Karena itu, harus dipastikan bahwa BPJS tetap bisa beroperasi sebagaimana harapan semua pihak," pungkasnya.
Sekadar informasi dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR pada Kamis (23/11) lalu, BPJS Kesehatan mengeluhkan defisit hingga Rp 9 triliun. Kondisi itulah yang mendorong mereka melontarkan wacana cost-sharing delapan penyakit kronis.
Delapan penyakit tersebut yakni, jantung, kanker, gagal ginjal, stroke, talasmis, sirosis, leukemia, dan hemofilia. Delapan penyakit tersebut, menurut BPJS Kesehatan, menjadi penyebab begitu besarnya defisit karena pengobatan berlangsung lama.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
